<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445783030296352944</id><updated>2011-11-27T16:21:36.447-08:00</updated><category term='Life Lesson'/><category term='What Goes Around'/><category term='Komitmen: Kata Menjadi Perbuatan'/><category term='Comes Around (Perbuatan Baik Akan Kembali Kepada Kita Lagi)'/><category term='Change Your Thinking'/><category term='Memberi Merupakan Suatu Kebahagiaan'/><category term='Teman-Teman adalah Cara TUHAN Untuk Menjaga Kita'/><category term='KEKUATAN PIKIRAN Action and Wisdom Motivation Training by Andre Wongso'/><category term='Dua Bata Jelek'/><category term='RENUNGKAN 3 X 8 = 23 ????'/><category term='Selamat Menoleh Ke Atas'/><category term='Jangan Pernah Berhenti Bermain Karena Tua'/><category term='Menanam Watak'/><category term='Time To change (Lihat Ke Depan)'/><category term='Permintaan Pada Tuhan'/><category term='mengucap syukur'/><category term='Yang Tidak Bisa Diucapkan Seorang Papa'/><category term='Kaca Spion - catatan Andi Noya'/><category term='Stop Comparing Start Flowing'/><category term='Persahabatan Peter dan Tina'/><category term='The Little Story of Mr Kitahara'/><category term='Hal-hal Sederhana'/><category term='Setiap Hari adalah Istimewa'/><category term='dakalanya Tuhan sengaja menunda pertolonganNya. Mengapa?'/><category term='Bahan Renungan Untuk Memperkaya Hidup'/><category term='From DISNEY we Learned'/><category term='Botol Acar Sang Ayah'/><category term='The Motivation Breakthrough: 6 Secrets to Turning On the Tuned-Out Child (Paperback)'/><category term='Kisah Cinta Jenderal Cagular'/><category term='Rahasia Komitment (oleh Dr. D. James Kennedy)'/><title type='text'>MOTIVATION, SPIRIT FOR LIFE</title><subtitle type='html'>Motivation, spirit for life blog memberikan cerita-cerita motivasi yang mungkin berguna bagi orang yang membutuhkan dukungan, jalan keluar atau penghiburan.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>mii</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>32</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445783030296352944.post-6905471628959448922</id><published>2010-09-15T04:12:00.000-07:00</published><updated>2010-09-15T04:12:37.413-07:00</updated><title type='text'>MAU PUNYA TETANGGA MUSUH ATAU TEMAN?</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp; &lt;div class="ecxMsoNormal" style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif; margin-bottom: 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Pada  zaman Tiongkok Kuno, ada seorang petani mempunyai seorang tetangga yang  berprofesi sebagai pemburu dan mempunyai anjing-anjing &amp;nbsp;yang galak dan  kurang terlatih. Anjing-anjing itu sering melompati pagar dan  mengejar-ngejar domba-domba petani. &lt;br /&gt;Petani itu meminta tetangganya untuk menjaga anjing-anjingnya, tetapi ia tidak mau peduli. &lt;br /&gt;Suatu hari aning-anjing itu melompati pagar dan &amp;nbsp;menyerang beberapa kambing sehingga terluka parah. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="ecxMsoNormal" style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif; margin-bottom: 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Petani itu merasa tak sabar, dan memutuskan untuk pergi ke kota untuk berkonsultasi pada seorang hakim. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hakim itu &amp;nbsp;mendengarkan cerita petani itu dengan hati-hati dan berkata, "&lt;span class="yshortcuts" id="lw_1284548644_0"&gt;Saya&lt;/span&gt; bisa saja menghukum pemburu itu dan memerintahkan dia untuk merantai dan mengurung anjing-anjingnya. Tetapi &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1284548644_1" style="background: none repeat scroll 0% 0% transparent; border-bottom: 2px dotted rgb(54, 99, 136); cursor: pointer;"&gt;Anda akan&lt;/span&gt; kehilangan seorang teman dan &amp;nbsp;mendapatkan seorang musuh. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="ecxMsoNormal" style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif; margin-bottom: 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Mana yang kau inginkan, teman atau musuh yang jadi tetanggamu?" &lt;br /&gt;Petani itu menjawab bahwa ia lebih suka mempunyai seorang teman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Baik,  saya akan menawari Anda sebuah solusi yang mana Anda harus manjaga  domba-domba Anda supaya tetap aman dan ini akan membuat &amp;nbsp;tetangga Anda  tetap sebagai teman." &lt;br /&gt;Mendengar solusi pak hakim, petani itu setuju. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sampai di rumah, petani itu segera melaksanakan solusi pak hakim. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="ecxMsoNormal" style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif; margin-bottom: 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Dia  mengambil tiga domba terbaiknya dan menghadiahkannya kepada tiga anak  tetangganya itu, yang mana ia menerima dengan sukacita dan mulai bermain  dengan domba-domba tersebut. &lt;br /&gt;Untuk menjaga mainan baru anaknya, si pemburu itu mengkerangkeng anjing pemburunya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="ecxMsoNormal" style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif; margin-bottom: 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Sejak saat itu anjing-anjing itu tidak pernah menggangu domba-domba pak tani. &lt;br /&gt;Di  samping rasa terima kasihnya kepada kedermawanan petani kepada  anak-anaknya, pemburu itu sering membagi hasi buruan kepada petani.  Sebagai balasannya petani mengirimkan daging domba dan keju buatannya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="ecxMsoNormal" style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif; margin-bottom: 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Dalam waktu singkat tetangga itu menjadi teman yang baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah  ungkapan Tiongkok Kuno mengatakan, "Cara Terbaik untuk &amp;nbsp;mengalahkan dan  mempengaruhi orang adalah dengan kebajikan dan belas kasih." &lt;br /&gt;Sama dengan ungkapan Amerika yang mengatakan, "Seseorang bisa menangkap lebih banyak lalat dengan madu dari pada dengan cuka."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ecxMsoNormal" style="margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445783030296352944-6905471628959448922?l=spirit-motivation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/feeds/6905471628959448922/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2010/09/mau-punya-tetangga-musuh-atau-teman.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/6905471628959448922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/6905471628959448922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2010/09/mau-punya-tetangga-musuh-atau-teman.html' title='MAU PUNYA TETANGGA MUSUH ATAU TEMAN?'/><author><name>mii</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445783030296352944.post-7820482049628596889</id><published>2010-09-03T07:20:00.000-07:00</published><updated>2010-09-03T07:21:24.341-07:00</updated><title type='text'>Komitmen Setia</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam sebuah rumah mewah, hiduplah sepasang suami istri. Mereka sangat harmonis &amp;amp; berusaha meraih kehidupan mapan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun setelah 10 tahun menikah mereka belum dikarunia seorang anakpun. Mereka saling mencintai, tetapi si suami berkeinginan menceraikan istrinya karena dianggap tidak mampu memberinya seorang pewaris. Setelah &amp;nbsp;berdebat lama &amp;amp; cukup sengit, si istri yg terluka akhirnya menyerah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Melalui percakapan berkali-kali dengan berat hati orang tua mereka menyetujui dengan syarat "sebelum bercerai mereka harus mengadakan pesta seperti pernikahan mereka dulu".&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka pesta megah diselenggarakan, pesta yg tidak membahagiakan siapapun. Suami tampak tertekan dan menegak anggur sampai mabuk berat, sementara si istri menghapus air matanya sesekali.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di saat tak terduga si suami yg mabok dengan lantang berkata, "Istriku, saat kau&amp;nbsp; pergi nanti, semua barang berharga atau apa pun yg kau sukai, boleh kau bawa dan menjadi milikmu!" Setelah berkata demikian ia kembali meneguk anggur sampai tak sadarkan diri.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keesokan harinya dengan kepala berat si suami terbangun dan sadar bahwa ia tidak tidur di kamarnya. Ia tidak mengenali kamar itu selain sosok yg sudah dikenalnya bertahun-tahun, di sampingnya, yaitu istrinya. "Ada di manakah kita? Apakah aku masih mabuk &amp;amp; bermimpi?". Dengan penuh cinta si istri menjawab, "Kita di rumah orang tuaku. Tadi malam, di depan para tamu kamu mengatakan bahwa aku boleh membawa apa saja yang kusayangi. Di dunia ini tidak ada barang yg lebih berharga dan kusayangi dengan sepenuh hati selain kamu. Karena itu kamu kubawa ke rumah orang tuaku"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Si suami termenung, lalu ia memeluk istrinya, "Maafkan aku sayang, karena aku bodoh dan tidak menyadari dalamnya cintamu padaku. Walau aku telah menyakitimu dan ingin menceraikanmu, tetapi kau mau membawaku &amp;nbsp;bersamamu, dalam keadaan apa pun".&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam pernikahan, suami harus mengasihi istri daripada anak, demikian juga dengan istri. Karena berkat yang paling utama dalam pernikahan adalah pasangan kita, bukan anak. Anak merupakan berkat tambahan di dalam kehidupan suami istri, yang berkomitmen setia sampai maut memisahkan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445783030296352944-7820482049628596889?l=spirit-motivation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/feeds/7820482049628596889/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2010/09/komitmen-setia.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/7820482049628596889'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/7820482049628596889'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2010/09/komitmen-setia.html' title='Komitmen Setia'/><author><name>mii</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445783030296352944.post-957473751717247911</id><published>2010-05-07T01:50:00.000-07:00</published><updated>2010-05-07T01:50:21.449-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menanam Watak'/><title type='text'>Menanam Watak</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="rvts7"&gt;Seorang Raja yang sudah tua memakai cara unik  untuk mencari  calon penggantinya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="rvts7"&gt;Suatu hari pemuda dari seluruh pelosok negeri  dikumpulkan  di balai pertemuan istana, masing-masing diberi sebutir benih  tanaman.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="rvts7"&gt;"Anak-anakku sekalian, aku akan memilh  penggantiku dari  antara kalian.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="rvts7"&gt;Benih yang sudah kalian terima akan menentukan  masa depan  kalian.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="rvts7"&gt;Sekarang pulanglah, semaikan-lah benih  tersebut.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="rvts7"&gt;Tahun depan, kembalilah kesini dan tunjukkan  hasilnya".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="rvts7"&gt;Joni bergegas pulang. Benih tersebut disemaikan  dalam  sebuah pot.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="rvts7"&gt;Setiap hari ia rajin menyiram dan memberi  pupuk.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="rvts7"&gt;&lt;span class="yshortcuts" id="lw_1273222104_0"&gt;Hari&lt;/span&gt;  demi hari berlalu. Bulan demi bulan lewat sudah.  Namun, benih tersebut tak kunjung bersemi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="rvts7"&gt;Keadaan ini membuat Joni frustrasi. Sementara  tenggang  waktu setahun sudah habis.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="rvts7"&gt;Kalau tidak dibujuk oleh Ibunya, ia nyaris tak  mau kembali  ke istana, "Nak, kau tidak perlu malu.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="rvts7"&gt;Kamu sudah melakukan apa yang diperintahkan  kepadamu.  Laporkan kepada raja dan bilang secara jujur hasilnya".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="rvts7"&gt;Kekhawatiran Joni benar terjadi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="rvts7"&gt;Ketika sampai istana, ia kaget melihat begitu  banyak  tumbuhan hasil persemaian teman-temannya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="rvts7"&gt;Joni minder dan sedih.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="rvts7"&gt;Raja berkeliling me-meriksa satu demi satu  tanaman yang  dibawa para pemuda.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="rvts7"&gt;"Hei, kamu yang bersembunyi dibelakang,  kemarilah".&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="rvts7"&gt;Sambil menenteng pot kosong, Joni maju ke depan  diiringi  cemooh pemuda pemuda lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="rvts7"&gt;Tak dinyana Sang Raja membungkuk memberi hormat  kepada Joni  seraya berkata,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="rvts7"&gt;"Setahun yang lalu saya memberi kalian  masing-masing  sebutir benih kering yang sama sekali takkan bisa tumbuh.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="rvts7"&gt;Kini berbagai jenis tanaman berkumpul  disini.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="rvts7"&gt;Diantara kalian hanya Joni satu-satunya yang  dengan jujur  berani membawa potnya yang kosong dan siap menerima cemooh dan  celaan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="rvts7"&gt;Integritas semacam inilah yang menunjukkan  kemuliaan hati  seseorang.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="rvts7"&gt;Dialah yang terpilih jadi Raja Baru!".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="rvts7"&gt;(Sumber: Menanam Watak oleh Yustinus Sumantri  Hp.,SJ)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445783030296352944-957473751717247911?l=spirit-motivation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/feeds/957473751717247911/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2010/05/menanam-watak.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/957473751717247911'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/957473751717247911'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2010/05/menanam-watak.html' title='Menanam Watak'/><author><name>mii</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445783030296352944.post-200243683413722276</id><published>2010-05-05T08:37:00.000-07:00</published><updated>2010-05-05T08:56:15.010-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Selamat Menoleh Ke Atas'/><title type='text'>Selamat Menoleh Ke Atas</title><content type='html'>Seorang suami&amp;nbsp;sedang membetulkan genteng yang bocor karena kayunya sudah  lapuk, tetapi &amp;nbsp;tiba-tiba palunya jatuh kebawah. dibawahnya ada&amp;nbsp;istrinya  yang sedang asik bekerja menyapu halaman.&amp;nbsp;Dia berteriak  sekeras-kerasnya&amp;nbsp;pada istrinya&amp;nbsp;untuk diambilkan &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1273073558_0"&gt;palu&lt;/span&gt;, tetapi sang&amp;nbsp;istri tidak mendengar  karena&amp;nbsp;suasana dibawah sangat ramai apalagi dekat dengan jalan  raya.&amp;nbsp;Suami beinisiatif melempar dia dengan uang sepuluh ribu supaya  tidak menyakitinya, dan berharap istrinya bisa menoleh keatas. tapi  ternyata.. ketika uang dilempar.. sang&amp;nbsp;istri heran kok ada uang jatuh  dari langit, dia sangat senang dan memungut uang itu lalu kembali  bekerja..tanpa menoleh keatas.&amp;nbsp;Suami mencoba&amp;nbsp;melempar untuk yang kedua  kali, kali ini uang yang nominalnya lebih besar (100 ribu). tapi  masalahnya sama, sang istri jadi heran ada uang jatuh dari langit,  tetapi tetap saja dia tidak mengerti apa yang diinginkan suaminya untuk  menoleh keatas.&amp;nbsp;&lt;span class="yshortcuts" id="lw_1273073558_1"&gt;Lalu&lt;/span&gt;&amp;nbsp;dengan  geregetan suami&amp;nbsp;mengambil pecahan genteng, lalu dilempar tepat mengenai  punggung istrinya.&amp;nbsp;tentu saja istri&amp;nbsp;berteriak kesakitan dan menoleh  ke atas...&amp;nbsp;sekalipun sakit kemudian&amp;nbsp;dengan mudah mengerti apa yang dimaksud suaminya......&amp;nbsp;&amp;nbsp;Sahabat,&amp;nbsp;Siapa sih yang tidak suka dilempar  berkat atau&amp;nbsp;segala sesuatu yang enak dan menyenangkan? Misalnya naik  pangkat, rejeki yang melimpah, kemudahan dll.&amp;nbsp;Tapi kadang justru kita  sering lupa siapa sang pelempar berkat itu..bahkan kita sering tidak  mengerti maksudNYA....&amp;nbsp;Justru seringkali lebih mujarab bila Tuhan  melempar kita dengan masalah, sakit, problem dan sebagainya...memang  sangat sakit dan menderita... tetapi&amp;nbsp;justru itu adalah cara jitu&amp;nbsp;yang  membuat kita memandang ke atas..&amp;nbsp;Kita membutuhkan pertolongan pada saat  terjepit dan itulah yang seringkali dipakai oleh Tuhan agar manusia  mengerti maksudNYA..&amp;nbsp;&lt;span class="yshortcuts" id="lw_1273073558_2" style="background: none repeat scroll 0% 0% transparent; border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;"&gt;Jadi&lt;/span&gt;  bersyukurlah karena masalah yang terjadi karena itu&amp;nbsp;membuat kita harus  menoleh ke atas dan semakin dekat dengan SANG PENCIPTA kita. Selamat  menoleh ke atas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445783030296352944-200243683413722276?l=spirit-motivation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/feeds/200243683413722276/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2010/05/selamat-menoleh-ke-atas.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/200243683413722276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/200243683413722276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2010/05/selamat-menoleh-ke-atas.html' title='Selamat Menoleh Ke Atas'/><author><name>mii</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445783030296352944.post-8636046343723218338</id><published>2010-04-14T23:59:00.000-07:00</published><updated>2010-05-05T08:56:42.629-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='From DISNEY we Learned'/><title type='text'>From DISNEY we Learned</title><content type='html'>‎Why was &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1271306874_0" style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;"&gt;Snow White&lt;/span&gt; given an apple  with poison ?&lt;br /&gt;To show that not all people are as kind as what they  pretend to be. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Why did Cinderella have to run away when the  clock stroke midnight *...* ? &lt;br /&gt;To remind us that everything has  limitations even dreams.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Why did Ariel decide to exchange her  fins with feet ? &lt;br /&gt;To show that anyone is willing to give up  anything just to be happy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Why did Beauty get in love with the  Beast?&lt;br /&gt;To show us that Beauty is NOT everything , we have to look at the  Personality 1st&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445783030296352944-8636046343723218338?l=spirit-motivation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/feeds/8636046343723218338/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2010/04/from-disney-we-learned.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/8636046343723218338'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/8636046343723218338'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2010/04/from-disney-we-learned.html' title='From DISNEY we Learned'/><author><name>mii</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445783030296352944.post-2748172315515004777</id><published>2010-04-14T21:49:00.001-07:00</published><updated>2010-05-05T08:57:18.475-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dakalanya Tuhan sengaja menunda pertolonganNya. Mengapa?'/><title type='text'>Adakalanya Tuhan sengaja menunda pertolonganNya. Mengapa?</title><content type='html'>Renungkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuangkan air panas&amp;nbsp; kedalam 3 gelas &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di gelas  pertama&amp;nbsp; masukkan Telur.&lt;br /&gt;Digelas kedua,&amp;nbsp; taruh Wortel.&lt;br /&gt;Dan digelas  ketiga,&amp;nbsp; bubuhkan Kopi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menunggu beberapa saat , angkat  isi ketiga gelas tadi.Maka......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wortel yang keras menjadi&lt;br /&gt;Lembut,&lt;br /&gt;Telur  yang mudah pecah menjadi Keras,&lt;br /&gt;Kopi memancarkan aroma harum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita  diingatkan melalui hal ini " masalah itu bagaikan air yg mendidih.  Namun, bagaimana sikap kitalah yang akan menentukan dampaknya."&lt;br /&gt;Kita  bisa menjadi :&lt;br /&gt;Lembek seperti Wortel.&lt;br /&gt;Mengeras seperti Telur.&lt;br /&gt;Atau  harum seperti Kopi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tiap masalah, sebenarnya tersimpan  mutiara imam yang berharga. Sangat mudah untuk bersyukur saat keadaan  baik-baik saja. Tapi apakah kita dapat tetap percaya saat pertolongan  Tuhan seolah tidak kunjung datang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita dapat&amp;nbsp; belajar ada 3  reaksi orang saat masalah datang.......&lt;br /&gt;*Ada yang jadi lembek, suka  mengeluh, dan mengasihi diri. *Ada yang mengeras marah dan berontak pada  Tuhan.&lt;br /&gt;* Ada juga justru makin harum, makin taat dan berserah  percaya pada Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakalanya Tuhan sengaja menunda  pertolonganNya. Apa tujuannya?.......&lt;br /&gt;Agar kita belajar percaya,  tidak pernah ada masalah yg tidak bisa Dia selesaikan....&amp;nbsp; &lt;br /&gt;" Semua  indah pada waktuNya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445783030296352944-2748172315515004777?l=spirit-motivation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/feeds/2748172315515004777/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2010/04/adakalanya-tuhan-sengaja-menunda.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/2748172315515004777'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/2748172315515004777'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2010/04/adakalanya-tuhan-sengaja-menunda.html' title='Adakalanya Tuhan sengaja menunda pertolonganNya. Mengapa?'/><author><name>mii</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445783030296352944.post-8390549372208916045</id><published>2009-12-15T23:09:00.000-08:00</published><updated>2010-05-05T08:58:12.047-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RENUNGKAN 3 X 8 = 23 ????'/><title type='text'>RENUNGKAN 3 X 8 = 23 ????</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #2f2f2f; font-family: Tahoma; font-size: small;"&gt;Yan Hui adalah murid kesayangan Confusius yang suka belajar, sifatnya baik.&lt;br /&gt;Pada suatu hari ketika Yan Hui sedang bertugas, dia melihat satu toko kain sedang dikerumunin banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mendekat dan mendapati pembeli dan penjual kain sedang berdebat.&lt;br /&gt;Pembeli berteriak: "3x8 = 23, kenapa kamu bilang 24 ?"&lt;br /&gt;Yan Hui mendekati pembeli kain dan berkata: "Sobat, 3x8 = 24, tidak usah diperdebatkan lagi".&lt;br /&gt;Pembeli kain tidak senang lalu menunjuk hidung Yan Hui dan berkata:&lt;br /&gt;"Siapa minta pendapatmu? Kalaupun mau minta pendapat mesti minta ke Confusius. Benar atau salah Confusius yang berhak mengatakan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yan Hui: "Baik, jika Confusius bilang kamu salah, bagaimana?"&lt;br /&gt;Pembeli kain: "Kalau Confusius bilang saya salah, kepalaku aku potong untukmu. Kalau kamu yang salah, bagaimana?"&lt;br /&gt;Yan Hui: "Kalau saya yang salah, jabatanku untukmu". Keduanya sepakat untuk bertaruh, lalu pergi mencari Confusius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Confusius tahu duduk persoalannya, Confusius berkata kepada Yan Hui sambil tertawa: "3x8 = 23. Yan Hui, kamu kalah. Kasihkan jabatanmu kepada dia." Selamanya Yan Hui tidak akan berdebat dengan gurunya.&lt;br /&gt;Ketika mendengar Confusius bilang dia salah, diturunkannya topinya lalu dia berikan kepada pembeli kain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang itu mengambil topi Yan Hui dan berlalu dengan puas.Walaupun Yan Hui menerima penilaian Confusius tapi hatinya tidak sependapat. Dia merasa Confusius sudah tua dan pikun sehingga dia tidak mau lagi belajar darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yan Hui minta cuti dengan alasan urusan keluarga. Confusius tahu isi hati Yan Hui dan memberi cuti padanya.Sebelum berangkat, Yan Hui pamitan dan Confusius memintanya cepat kembali setelah urusannya selesai,&lt;br /&gt;dan memberi Yan Hui 2 (Dua) nasehat : "Bila hujan lebat, janganlah berteduh di bawah pohon. Dan jangan membunuh."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yan Hui bilang baiklah lalu berangkat pulang. Di dalam perjalanan tiba2 angin kencang disertai petir, kelihatannya sudah mau turun hujan lebat. Yan Hui ingin berlindung di bawah pohon tapi tiba2 ingat nasehat Confusius dan dalam hati berpikir untuk menuruti kata gurunya sekali lagi. Dia meninggalkan pohon itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lama dia pergi, petir menyambar dan pohon itu hancur. Yan Hui terkejut, nasehat gurunya yang pertama sudah terbukti.&lt;br /&gt;Apakah saya akan membunuh orang? Yan Hui tiba dirumahnya sudah larut malam dan tidak ingin mengganggu tidur istrinya.&lt;br /&gt;Dia menggunakan pedangnya untuk membuka kamarnya. Sesampai didepan ranjang, dia meraba dan mendapati&lt;br /&gt;ada seorang di sisi kiri ranjang dan seorang lagi di sisi kanan. Dia sangat marah, dan mau menghunus pedangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat mau menghujamkan pedangnya, dia ingat lagi nasehat Confusius, jangan membunuh.&lt;br /&gt;Dia lalu menyalakan lilin dan ternyata yang tidur disamping istrinya adalah adik istrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada keesokan harinya, Yan Hui kembali ke Confusius, berlutut dan berkata: "Guru, bagaimana guru tahu apa yang akan terjadi?"&lt;br /&gt;Confusius berkata: "Kemarin hari sangatlah panas, diperkirakan akan turun hujan petir,makanya guru mengingatkanmu untuk tidak berlindung dibawah pohon.&lt;br /&gt;Kamu kemarin pergi dengan amarah dan membawa pedang, maka guru mengingatkanmu agar jangan membunuh".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yan Hui berkata: "Guru, perkiraanmu hebat sekali, murid sangatlah kagum."&lt;br /&gt;Confusius bilang: "Aku tahu kamu minta cuti bukanlah karena urusan keluarga. Kamu tidak ingin belajar lagi dariku.&lt;br /&gt;Cobalah kamu pikir. Kemarin guru bilang 3x8=23 adalah benar, kamu kalah dan kehilangan jabatanmu.&lt;br /&gt;Tapi jikalau guru bilang 3x8=24 adalah benar, si pembeli kainlah yang kalah dan itu berarti akan hilang 1 nyawa.&lt;br /&gt;Menurutmu, jabatanmu lebih penting atau kehilangan 1 nyawa yang lebih penting?"&lt;br /&gt;Yan Hui sadar akan kesalahannya dan berkata : "Guru mementingkan yang lebih utama, murid malah berpikir guru sudah tua dan pikun.&lt;br /&gt;Murid benar2 malu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak itu, kemanapun Confusius pergi Yan Hui selalu mengikutinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita ini mengingatkan kita:&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Jikapun aku bertaruh dan memenangkan seluruh dunia, tapi aku kehilangan kamu, apalah artinya.&lt;br /&gt;Dengan kata lain, kamu bertaruh memenangkan apa yang kamu anggap adalah kebenaran, tapi malah kehilangan sesuatu yang lebih penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak hal ada kadar kepentingannya. Janganlah gara2 bertaruh mati2an untuk prinsip kebenaran itu, tapi akhirnya malah menyesal, sudahlah terlambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak hal sebenarnya tidak perlu dipertaruhkan. Mundur selangkah, malah yang didapat adalah kebaikan bagi semua orang.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #2f2f2f; font-family: Tahoma; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Bersikeras melawan pelanggan. Kita menang, tapi sebenarnya kalah juga. (Saat kita kasih sample barang lagi, kita akan mengerti).&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #2f2f2f; font-family: Tahoma; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Bersikeras melawan boss. Kita menang, tapi sebenarnya kalah juga. (Saat penilaian bonus akhir tahun, kita akan mengerti).&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #2f2f2f; font-family: Tahoma; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Bersikeras melawan istri. Kita menang, tapi sebenarnya kalah juga. (Istri tidak mau menghirau kamu, semua harus "do it yourself").&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #2f2f2f; font-family: Tahoma; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Bersikeras melawan teman. Kita menang, tapi sebenarnya kalah juga. (Bisa-bisa kita kehilangan seorang teman)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #2f2f2f; font-family: Tahoma; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #2f2f2f; font-family: Tahoma; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #2f2f2f; font-family: Tahoma; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #2f2f2f; font-family: Tahoma; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445783030296352944-8390549372208916045?l=spirit-motivation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/feeds/8390549372208916045/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/12/buat-renungan-3-x-8-23.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/8390549372208916045'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/8390549372208916045'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/12/buat-renungan-3-x-8-23.html' title='RENUNGKAN 3 X 8 = 23 ????'/><author><name>mii</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445783030296352944.post-7981138749647790686</id><published>2009-12-14T21:44:00.000-08:00</published><updated>2010-05-05T08:58:34.484-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Memberi Merupakan Suatu Kebahagiaan'/><title type='text'>Memberi Merupakan Suatu Kebahagiaan</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Ini adalah suatu cerita tentang seorang wanita cantik, kaya dan dengan berpakaian yang mahal datang ke psikiaternya mengeluh bahwa ia merasa seluruh hidupnya kosong tidak mempunyai arti sama sekali. &lt;br /&gt;Lalu psikiater itu memanggil seorang wanita tua yang adalah pegawai kebersihan di kantor tersebut. Kemudian ia berkata kepada pasiennya, si wanita kaya itu : “Saya akan minta kepada Mary, pegawai kebersihan kami untuk menceritakan kepada anda bagaimana ia mendapatkan kebahagiaan. Saya minta anda untuk mendengarkannya.”&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Lalu pegawai wanita yang tua itu meletakkan sapunya, duduk di kursi dan mulai bercerita tentang kisah hidupnya : &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;  &amp;nbsp; &lt;br /&gt;“Suami saya meninggal karena penyakit malaria dan tiga bulan kemudian anak saya satu2nya juga meninggal akibat ditabrak mobil. Saya sudah tidak mempunyai siapa2 lagi … tiada seorangpun yang tertinggal bersama saya. Saya tidak bisa tidur; saya tidak bernafsu untuk makan; saya tidak pernah lagi tersenyum kepada siapapun; bahkan saya mempunyai pikiran untuk &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1260855547_8" style="-moz-background-inline-policy: continuous; background: none repeat scroll 0% 0% transparent; border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;"&gt;bunuh diri&lt;/span&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Kemudian pada suatu petang, ada seekor anak kucing yang membuntuti saya ketika saya pulang dari kerja. Bagaimanapun, saya merasa kasihan kepada anak kucing itu. Karena diluar udara sangat dingin, saya membiarkan anak kucing itu masuk kedalam rumah saya. Saya memberinya susu dalam piring dan ia menjilatinya sampai bersih. Kemudian ia mengeong kecil dan meng-gosok2kan badannya ke kaki saya. Dan untuk pertama kalinya dalam waktu yang sudah ber-bulan2, saya tersenyum. Kemudian timbul dalam pikiran saya : ‘Kalau dengan menolong seekor anak kucing yang kecil bisa membuat saya tersenyum, mungkin dengan menolong orang lain bisa membuat saya senang.’. Keesokan harinya saya membuat kue dan memberikannya kepada tetangga saya yang harus diam&amp;nbsp; terus&amp;nbsp; di tempat tidur karena sakit. Kemudian setiap hari saya mencoba untuk melakukan hal2 yang baik bagi orang lain. Dan hal itu membuat saya jadi bahagia&amp;nbsp; karena bisa melihat mereka gembira. &lt;br /&gt;Sampai &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1260855547_9" style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;"&gt;hari ini&lt;/span&gt;, rasanya belum ada orang lain yang bisa tidur dan makan senikmat saya. Saya sudah menemukan kebahagiaan itu dengan cara membagikannya kepada orang lain.” &lt;br /&gt;Setelah selesai mendengar cerita tersebut, wanita kaya itu menangis. Dengan kekayaannya ia bisa membeli apa saja, tetapi ada sesuatu yang ia tidak bisa miliki, sesuatu yang tidak bisa dibeli dengan&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; uang. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445783030296352944-7981138749647790686?l=spirit-motivation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/feeds/7981138749647790686/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/12/memberi-merupakan-suatu-kebahagiaan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/7981138749647790686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/7981138749647790686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/12/memberi-merupakan-suatu-kebahagiaan.html' title='Memberi Merupakan Suatu Kebahagiaan'/><author><name>mii</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445783030296352944.post-1336480367166897994</id><published>2009-12-14T21:37:00.001-08:00</published><updated>2010-05-05T08:59:51.470-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Setiap Hari adalah Istimewa'/><title type='text'>Setiap Hari adalah Istimewa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;Sahabatku  membuka laci tempat istrinya menyimpan pakaian dalam dan membuka bungkusan  berbahan sutra&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;"Ini, ......", dia berkata, "Bukan bungkusan yang asing  lagi".&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;Dia membuka kotak itu dan memandang pakaian dalam sutra serta  kotaknya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;"Istriku mendapatkan ini ketika pertama kali kami pergi ke  New York, 8 atau 9 tahun yang lalu. Dia tidak pernah mengeluarkan bungkusan ini.  Karena menurut dia, hanya akan digunakan untuk kesempatan yang  istimewa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;Dia melangkah dekat tempat tidur dan meletakkan bungkusan  hadiah di dekat pakaian yang dia pakai ketika pergi ke  pemakaman.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;Istrinya baru saja meninggal.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;Dia menoleh padaku dan  berkata :&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;"JANGAN PERNAH MENYIMPAN SESUATU UNTUK KESEMPATAN ISTIMEWA,  SETIAP HARI DALAM HIDUPMU ADALAH KESEMPATAN YANG ISTIMEWA !"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;Aku masih  berpikir bahwa kata-kata itu akhirnya mengubah hidupku.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;Sekarang aku  lebih banyak membaca dan mengurangi bersih-bersih.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;Aku duduk di sofa  tanpa khawatir tentang apapun.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;Aku meluangkan waktu lebih banyak  bersama keluargaku dan mengurangi waktu bekerjaku.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;Aku mengerti bahwa  kehidupan seharusnya menjadi sumber pengalaman supaya bisa hidup, tidak  semata-mata supaya bisa survive (bertahan hidup) saja.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;Aku tidak  berlama-lama menyimpan sesuatu.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;Aku menggunakan gelas-gelas kristal  setiap hari.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;Aku akan mengenakan pakaian baru untuk pergi ke  Supermarket, jika aku menyukainya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;Aku tidak menyimpan parfum specialku  untuk kesempatan istimewa, aku menggunakannya kemanapun aku  menginginkannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;Kata-kata "Suatu hari ." dan Satu saat nanti ....."sudah  lenyap dari kamusku.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;Jika dengan melihat, mendengar dan melakukan  sesuatu ternyata bisa menjadi berharga, aku ingin melihat, mendengar atau  melakukannya sekarang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;Aku ingin tahu apa yang dilakukan oleh istri  temanku apabila dia tahu dia tidak akan ada di sana pagi berikutnya, ini yang  tak seorangpun mampu mengatakannya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;Aku berpikir, dia mungkin sedang  menelepon rekan-rekannya serta sahabat terdekatnya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;Barangkali juga dia  menelpon teman lama untuk berdamai atas perselisihan yang pernah mereka  lakukan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;Aku suka berpikir bahwa dia mungkin pergi makan Martabak Spesial,  makanan favoritnya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;Semua ini adalah hal-hal kecil yang mungkin akan  aku sesali jika tak aku lakukan, jika aku tahu waktu sudah  dekat.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;Aku akan menyesalinya, karena aku tidak akan lebih lama lagi  melihat teman-teman yang akan aku temui, juga surat-surat yang ingin aku tulis  Suatu hari nanti".&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;Aku akan menyesal ! dan merasa sedih, karena aku  tidak sempat mengatakan betapa aku mencintai orangtuaku, saudara-saudaraku dan  teman2ku.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;Sekarang, aku mencoba untuk tidak menunda atau menyimpan apapun  yang bisa membuatku tertawa dan bisa membuatku menikmati hidup.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;Dan,  &amp;nbsp;setiap pagi, aku berkata kepada diriku sendiri bahwa hari ini akan menjadi  hari istimewa.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;Setiap hari, setiap jam, setiap menit, adalah  istimewa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;Apabila kamu mendapatkan pesan ini, itu karena seseorang peduli  padamu, dan karena mungkin ada seseorang yang kamu pedulikan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;Jika kamu  terlalu sibuk untuk mengirimkan pesan ini kepada orang lain dan kamu berkata  kepada dirimu sendiri bahwa kamu akan mengirimkannya "Suatu saat nanti",  ingatlah bahwa "Suatu saat" itu sangat jauh....... Dan mungkin tidak akan pernah  datang .&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;(Author  Unknown)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445783030296352944-1336480367166897994?l=spirit-motivation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/feeds/1336480367166897994/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/12/setiap-hari-adalah-istimewa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/1336480367166897994'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/1336480367166897994'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/12/setiap-hari-adalah-istimewa.html' title='Setiap Hari adalah Istimewa'/><author><name>mii</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445783030296352944.post-7756880666015439862</id><published>2009-12-13T08:42:00.000-08:00</published><updated>2010-05-05T09:00:32.883-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teman-Teman adalah Cara TUHAN Untuk Menjaga Kita'/><title type='text'>Teman-Teman adalah Cara TUHAN Untuk Menjaga Kita</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: navy; font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: navy; font-size: 12pt;"&gt;Ini ditulis oleh seorang dokter dari &lt;span id="lw_1260719227_0" style="-moz-background-inline-policy: continuous; background: none repeat scroll 0% 0% transparent; border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;"&gt;rumah sakit&lt;/span&gt; Metro Denver :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: navy; font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: navy; font-size: 12pt;"&gt;&lt;span id="lw_1260719227_1" style="-moz-background-inline-policy: continuous; background: none repeat scroll 0% 0% transparent; cursor: pointer;"&gt;Saya&lt;/span&gt; dalam perjalanan pulang ke rumah dari sebuah pertemuan sekitar pkl 5 sore, terjebak dalam kemacetan di jalan di Colorado Blvd. , dan tiba2 mobil saya mulai tersendat2 dan akhirnya mati – dengan susah payah saya bisa mendekati sebuah pompa bensin, lega karena saya tidak menghalangi jalan dan mencari tempat hangat untuk menunggu mobil derek.Tapi tidak ada yang mau berhenti. Sebelum saya mulai menelpon, saya melihat seorang wanita berjalan keluar dari sebuah minimarket, dan ia terpeleset di jalan ber-es dan jatuh didekat pompa bensin, saya bergegas mendekati ibu ini untuk melihat apakah ia baik2 saja.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: navy; font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: navy; font-size: 12pt;"&gt;Ketika saya tiba di sana , terlihat bahwa ia sedang tersedu2, lebih sedih bukan karena jatuh; ia adalah seorang&lt;br /&gt;gadis muda yang kelihatan begitu berantakan dengan lingkaran hitam di sekitar matanya. Ia menjatuhkan sesuatu ketika saya membantu ia bangun, dan saya ambil untuk diberikan kepadanya. Ternyata uang logam satu nikel.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;Saat itu, saya jadi menyimpulkan: wanita menangis, mobil tua yang dipenuhi dengan barang2 dan 3 anak di belakang (1di tempat duduk depan) , dan meteran pompa menunjukkan $4.95.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: navy; font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: navy; font-size: 12pt;"&gt;Saya bertanya apakah semuanya baik2 saja dan apakah ia membutuhkan bantuan, dan ia lalu berkata 'Saya tidak&lt;br /&gt;ingin anak saya melihat saya menangis!, jadi kami berdiri menjauh dari mobilnya ke balik pompa. Ia bercerita bahwa ia sedang menuju California dan situasinya sangat sulit baginya saat ini. Saya bertanya, 'Apakah anda berdoa?' Ia mundur sedikit, tapi saya yakinkan bahwa saya bukan orang gila dan berkata, 'IA mendengarmu, dan IA mengirim saya.'&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: navy; font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: navy; font-size: 12pt;"&gt;Saya mengambil &lt;span id="lw_1260719227_2" style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;"&gt;kartu kredit&lt;/span&gt; saya dan menggesek di card reader di pompa tersebut sehingga mobil wanita itu bisa&lt;br /&gt;terisi penuh, sementara bensinnya diisi, saya berjalan ke McDonald di sebelah dan membeli 2 kantung besar makanan, beberapa voucher untuk dipakai nanti, dan segelas besar kopi. Ia memberikan makanan itu kepada anaknya, yang langsung menyambar seperti serigala kelaparan, dan kami berdiri di sebelah pompa sambil memakan kentang dan berbicara sedikit.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;Ia memberitahu namanya, menceritakan bahwa ia tinggal di kota Kansas . Teman laki2nya meninggalkan nya 2 bulan yang lalu sehingga ia tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari2. Ia juga tahu bahwa ia tidak akan bisa membayar sewa rumah bulan January nanti. Dan dalam keadan putus asa ia menelpon orang tuanya yang tidak pernah dihubunginya selama 5 tahun. Mereka tinggal di California dan akhirnya setuju untuk dia tinggal dengan mereka sampai ia bisa mencari uang disana.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span id="lw_1260719227_3"&gt;Jadi&lt;/span&gt;&amp;nbsp; ia mengemas semua barangnya ke dalam mobil miliknya satu2nya. Ia memberitahu anak2nya bahwa mereka akan ke California untuk merayakan Natal, tetapi tidak memberitahu bahwa mereka akan tinggal disana.&lt;br /&gt;Saya berikan sarung tangan saya, memberikan pelukan kecil dan membacakan sebuah doa cepat bersama dia agar ia selamat dalam perjalanannya. Ketika saya berjalan menuju mobil saya, ia bertanya, 'Apakah anda malaikat atau apa?' Ini yang membuat saya terharu. Saya berkata, 'Ibu, saat ini malaikat sangat sibuk, sehingga kadang2 TUHAN memakai orang biasa.'&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: navy; font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: navy; font-size: 12pt;"&gt;Adalah sangat mengharukan untuk menjadi bagian dari keajaiban seseorang. Dan ternyata, anda sudah bisa menebak, ketika saya menuju ke mobil, mobilnya bisa langsung distarter dan pulang ke rumah tanpa masalah. Saya akan ke bengkel besok untuk memeriksakan,&amp;nbsp; tapi saya kira teknisi tidak akan mendapatkan sesuatu yang rusak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;Kadang2 Malaikat terbang sangat dekat dengan anda sehingga anda bisa mendengar getaran sayapnya...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445783030296352944-7756880666015439862?l=spirit-motivation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/feeds/7756880666015439862/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/12/teman-teman-adalah-cara-tuhan-untuk.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/7756880666015439862'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/7756880666015439862'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/12/teman-teman-adalah-cara-tuhan-untuk.html' title='Teman-Teman adalah Cara TUHAN Untuk Menjaga Kita'/><author><name>mii</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445783030296352944.post-5017385450382575737</id><published>2009-12-13T07:54:00.001-08:00</published><updated>2010-05-05T09:01:05.180-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Change Your Thinking'/><title type='text'>Change Your Thinking</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: large;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: large;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;It  will take just 37 seconds to read this and change your thinking.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;  &lt;i&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;br /&gt;Two  men, both seriously ill, occupied the same hospital room..&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;br /&gt;One  man was allowed to sit up in his bed for an hour each afternoon to help drain  the fluid from his lungs.&lt;br /&gt;His bed was next to the room's only  window.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: large;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: large;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;  The  other man had to spend all his time flat on his back.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: large;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: large;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; The  men talked for hours on end.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;br /&gt;They  spoke of their wives and families, their homes, their jobs, their involvement in  the military service, where they had been on  vacation..&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: large;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: large;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; Every  afternoon, when the man in the &lt;span id="lw_1260719195_2" style="-moz-background-inline-policy: continuous; background: none repeat scroll 0% 0% transparent; cursor: pointer;"&gt;bed by the window&lt;/span&gt; could sit up, he would pass the  time by describing to his roommate all the things he could see outside the  window.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: large;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: large;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: large;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; The  man in the other bed began to live for those one hour periods where his world  would be broadened and enlivened by all the activity and color of the world  outside.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: large;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;  The  window overlooked a park with a lovely lake.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;br /&gt;Ducks  and swans played on the water while children sailed their model boats. Young  lovers walked arm in arm amidst flowers of every color and a fine view of the  city skyline could be seen in the distance.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: large;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; As  the man by the window described all this in exquisite details, the man on the  other side of the room would close his eyes and imagine this picturesque  scene.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; &lt;i&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;br /&gt;One  warm afternoon, the man by the window described a parade passing  by.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: olive;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;Although  the other man could not hear the band - he could see it in his mind's eye as the  gentleman by the window portrayed it with descriptive words.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: olive;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;Days,  weeks and months passed.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;br /&gt;One  morning, the day nurse arrived to bring water for their baths only to find the  lifeless body of the man by the window, who had died peacefully in his  sleep.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; &lt;i&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;br /&gt;She  was saddened and called the hospital attendants to take the body  away.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: olive;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: olive;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;As  soon as it seemed appropriate, the other man asked if he could be moved next to  the window. The nurse was happy to make the switch, and after making sure he was  comfortable, she left him alone. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: olive;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;Slowly,  painfully, he propped himself up on one elbow to take his first look at the real  world outside.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; &lt;i&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;br /&gt;He  strained to slowly turn to look out the window besides the bed.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: olive;"&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;It  faced a blank wall.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: olive;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; The  man asked the nurse what could have compelled his deceased roommate who had  described such wonderful things outside this window.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: olive;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;The  nurse responded that the man was blind and could not even see the  wall.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: olive;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;br /&gt;She  said, 'Perhaps he just wanted to encourage you.'&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: teal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: olive;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: large;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: large;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;Epilogue:&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: olive;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;There  is tremendous happiness in making others happy, despite our own  situations.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: olive;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: large;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; Shared  grief is half the sorrow, but happiness when shared, is doubled.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: olive;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: olive;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; If  you want to feel rich, just count all the things you have that money can't  buy.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: olive;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; 'Today  is a gift, that is why it is called&lt;/span&gt;&lt;span style="color: olive;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;span id="lw_1260719195_3" style="-moz-background-inline-policy: continuous; background: none repeat scroll 0% 0% transparent; cursor: pointer;"&gt;The  Present&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;.'&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: olive;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;br /&gt;The  origin of this letter is unknown, but it brings good luck to everyone who passes  it on.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: olive;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;Do not  keep this letter.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: olive;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: large;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: large;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;I pray you  will forward it to all your friends to whom you wish God's blessings.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: large;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445783030296352944-5017385450382575737?l=spirit-motivation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/feeds/5017385450382575737/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/12/change-your-thinking.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/5017385450382575737'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/5017385450382575737'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/12/change-your-thinking.html' title='Change Your Thinking'/><author><name>mii</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445783030296352944.post-62277549280373679</id><published>2009-12-11T02:03:00.000-08:00</published><updated>2010-05-05T09:01:33.152-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='The Little Story of Mr Kitahara'/><title type='text'>The Little Story of Mr Kitahara</title><content type='html'>Mr Kitahara is a famous Japanese TV satire movie star cum director..&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; He has recently won another international film award.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; A few years ago his mother passed away.&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; He went home to attend her funeral.&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; He never quite liked his mother, because she kept asking him for money.&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Should he missed a payment, his mother would call him up and scolded him.&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; On top of that, the more famous he became the more money his mother demanded from him.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; When he arrived at the funeral, he still cried very miserably.&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; He felt that he did not fulfill his duties as a son to take care of his mother during her living years.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;  &amp;nbsp; At the end of the service, as he was about to leave, his brother handed him a small parcel saying,&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; "Mother asked me to pass this to you."&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Carefully he opened the parcel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; He found within, a savings passbook and a letter.&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; The savings account was under his name with a balance of tens of million Yen.&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; In the letter his mother wrote,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; "Dear son, among all my children, you are the one whom got me most worried. You were never an academic, a true spendthrift and over generous to your friends.&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; When I knew that you were going to work in Tokyo,&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; I was worried that one day you would become a bankrupt.&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; That is why I insist on you sending me money every month.&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; This is to give you a drive to earn more money, at the same time help you to save. Here is all your money, I did not have to spend a cent, for your brother has taken care of me very well.&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Now take the money and spend wisely."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; After reading the letter he broke down with tears and sorrow...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; The richest man in TaiWan, late Mr.Wang Yoong Ching once said:&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; The dollar that you earned does not belong to you.&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; The dollar that you saved is genuinely yours.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; With the worldwide economy down turn, growth rate and interest rates are decreasing while inflation is on the hike.&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Do not underestimate the little expenses that we have, like a cup of coffee, a packet of cigarettes or a nice new shirt.&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; If we can save it,&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; it might change our life.&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; If you have friends who find it hard to save,&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; please share with them the little story of Mr Kitahara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; The cause of a future that can not be  sustained financially is not due to income that is too low,&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; it is EXPENSES THAT IS OVERLY HIGH.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445783030296352944-62277549280373679?l=spirit-motivation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/feeds/62277549280373679/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/12/little-story-of-mr-kitahara.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/62277549280373679'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/62277549280373679'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/12/little-story-of-mr-kitahara.html' title='The Little Story of Mr Kitahara'/><author><name>mii</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445783030296352944.post-1337242107327250893</id><published>2009-12-03T07:35:00.000-08:00</published><updated>2010-05-05T09:02:26.003-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jangan Pernah Berhenti Bermain Karena Tua'/><title type='text'>Jangan Pernah Berhenti Bermain Karena Tua</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jangan pernah berhenti bermain karena tua, justru akan menjadi tua karena berhenti bermain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rahasia agar tetap awet muda adalah tetap menemukan humor setiap hari dan mempunyai mimpi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika kehilangan mimpi, kamu akan mati…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada banyak sekali orang yang berjalan di sekitar kita yang mati namun mereka tak menyadarinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sungguh jauh berbeda antara menjadi tua dan menjadi dewasa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seseorang berumur sembilan belas tahun dan berbaring di tempat tidur selama satu tahun penuh,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;tidak melakukan apa-apa, orang tersebut tetap akan akan berubah menjadi dua puluh tahun.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bila anda berusia delapan puluh lima tahun dan tinggal di tempat tidur selama satu tahun,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;tidak melakukan apa-apa, anda tetap akan menjadi delapan puluh enam tahun.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setiap orang pasti menjadi tua, hal itu tidak membutuhkan suatu keahlian atau bakat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tumbuhlah dewasa dengan selalu mencari kesempatan dalam perubahan dan jangan pernah menyesal,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;karena orang yang sudah tua usianya biasanya tidak menyesali apa yang telah diperbuatnya,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;tetapi lebih menyesali apa yang tidak diperbuatnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan orang yang takut mati adalah mereka yang hidup dengan penyesalan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sadarilah….Tidak ada yang terlambat untuk apapun yang bisa kita lakukan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ingatlah ….Menjadi tua adalah kepastian, tetapi menjadi dewasa adalah pilihan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sediakanlah waktu untuk….&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;• Berpikir, karena itulah sumber kekuatan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;• Bermain, itulah rahasia awet muda&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;• Membaca, menjadi landasan kebijaksanaan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;• Berteman, jalan menuju kebahagiaan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;• Bermimpi, itulah yang akan membawa anda ke bintang&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;• Mencintai dan dicintai, itulah hak istimewa yang diberikan oleh Tuhan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lihat sekeliling anda, hari anda terlalu singkat untuk mementingkan diri sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan sediakan waktu untuk tertawa, karena itulah musik jiwa.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445783030296352944-1337242107327250893?l=spirit-motivation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/feeds/1337242107327250893/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/12/jangan-pernah-berhenti-bermain-karena.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/1337242107327250893'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/1337242107327250893'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/12/jangan-pernah-berhenti-bermain-karena.html' title='Jangan Pernah Berhenti Bermain Karena Tua'/><author><name>mii</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445783030296352944.post-641886705799602765</id><published>2009-12-01T22:47:00.000-08:00</published><updated>2010-05-05T09:02:54.603-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kaca Spion - catatan Andi Noya'/><title type='text'>Kaca Spion - catatan Andi Noya</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Sejak       bekerja saya tidak pernah lagi berkunjung ke Perpustakaan Soemantri       Brodjonegoro di Jalan Rasuna Said, Jakarta        . Tapi, suatu hari ada kerinduan dan dorongan yang luar biasa untuk ke  sana . Bukan untuk       baca buku, melainkan makan gado-gado di luar pagar perpustakaan.       Gado-gado yang dulu selalu membuat saya ngiler. Namun baru dua tiga suap,       saya merasa gado-gado yang masuk ke mulut jauh dari bayangan masa lalu.       Bumbu kacang yang dulu ingin saya jilat sampai piringnya mengkilap, kini       rasanya amburadul. Padahal ini gado-gado yang saya makan dulu. Kain       penutup hitamnya sama. Penjualnya juga masih sama. Tapi mengapa rasanya       jauh berbeda? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;br /&gt;Malamnya, soal gado-gado itu saya ceritakan kepada istri. Bukan soal       rasanya yang mengecewakan, tetapi ada hal lain yang membuat saya gundah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu kuliah, hampir setiap siang, sebelum ke kampus saya selalu mampir       ke perpustakaan Soemantri Brodjonegoro. Ini tempat favorit saya. Selain       karena harus menyalin bahan-bahan pelajaran dari buku-buku wajib yang       tidak mampu saya beli, berada di antara ratusan buku membuat saya merasa       begitu bahagia. Biasanya satu sampai dua jam saya di  sana . Jika masih ada waktu, saya       melahap buku-buku yang saya minati. Bau harum buku, terutama buku baru,       sungguh membuat pikiran terang dan hati riang. Sebelum meninggalkan       perpustakaan, biasanya saya singgah di gerobak gado-gado di sudut jalan,       di luar pagar. Kain penutupnya khas, warna hitam. Menurut saya, waktu       itu, inilah gado-gado paling enak seantero  Jakarta . Harganya Rp 500 sepiring       sudah termasuk lontong. Makan sepiring tidak akan pernah puas. Kalau ada       uang lebih, saya pasti nambah satu piring lagi. Tahun berganti tahun.       Drop out dari kuliah, saya bekerja di Majalah TEMPO sebagai reporter buku       Apa dan Siapa Orang In  don esia .       Kemudian pindah menjadi reporter di Harian Bisnis  In don esia        . Setelah itu menjadi redaktur di Majalah MATRA. Karir saya terus       meningkat hingga menjadi pemimpin redaksi di Harian Media In  don esia dan Metro TV. &lt;br /&gt;Sampai suatu hari, kerinduan itu datang. Saya rindu makan gado-gado di       sudut jalan itu. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="ES-TRAD" style="font-size: 10pt;"&gt;Tetapi       ketika rasa gado-gado berubah drastis, saya menjadi gundah. Kegundahan       yang aneh. Kepada istri saya utarakan kegundahan tersebut. Saya risau       saya sudah berubah dan tidak lagi menjadi diri saya sendiri. Padahal       sejak kecil saya berjanji jika suatu hari kelak saya punya penghasilan       yang cukup, punya mobil sendiri, dan punya rumah sendiri, saya tidak       ingin berubah. Saya tidak ingin menjadi sombong karenanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="ES-TRAD"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="ES-TRAD" style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;br /&gt;Hal itu berkaitan dengan pengalaman masa kecil saya di Surabaya . Sejak       kecil saya benci orang kaya. Ada kejadian yang sangat membekas dan       menjadi trauma masa kecil saya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: 10pt;"&gt;Waktu itu umur saya sembilan tahun. Saya bersama seorang       teman berboncengan sepeda hendak bermain bola. Sepeda milik teman yang       saya kemudikan menyerempet sebuah mobil. Kaca spion mobil itu patah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;br /&gt;Begitu takutnya, bak kesetanan saya berlari pulang. Jarak 10 kilometer       saya tempuh tanpa berhenti. Hampir pingsan rasanya. Sesampai di rumah       saya langsung bersembunyi di bawah kolong tempat tidur. Upaya yang       sebenarnya sia-sia. Sebab waktu itu kami hanya tinggal di sebuah garasi       mobil, di Jalan Prapanca. Garasi mobil itu oleh pemiliknya disulap       menjadi kamar untuk disewakan kepada kami. Dengan ukuran kamar yang cuma       enam kali empat meter, tidak akan sulit menemukan saya. Apalagi tempat       tidur di mana saya bersembunyi adalah satu-satunya tempat tidur di       ruangan itu. Tak lama kemudian, saya mendengar keributan di luar. Rupanya       sang pemilik mobil datang. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="ES-TRAD" style="font-size: 10pt;"&gt;Dengan       suara keras dia marah-marah dan mengancam ibu saya. Intinya dia meminta       ganti rugi atas kerusakan mobilnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="ES-TRAD"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="ES-TRAD" style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;br /&gt;Pria itu, yang cuma saya kenali dari suaranya yang keras dan tidak       bersahabat, akhirnya pergi setelah ibu berjanji akan mengganti kaca spion       mobilnya. Saya ingat harga kaca spion itu Rp 2.000. Tapi uang senilai       itu, pada tahun 1970, sangat besar. Terutama bagi ibu yang mengandalkan       penghasilan dari menjahit baju. Sebagai gambaran, ongkos menjahit baju       waktu itu Rp 1.000 per potong. Satu baju memakan waktu dua minggu. Dalam       sebulan, order jahitan tidak menentu. Kadang sebulan ada tiga, tapi lebih       sering cuma satu. Dengan penghasilan dari menjahit itulah kami – ibu, dua       kakak, dan saya – harus bisa bertahan hidup sebulan. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: 10pt;"&gt;Setiap bulan ibu       harus mengangsur ganti rugi kaca spion tersebut. Setiap akhir bulan sang       pemilik mobil, atau utusannya, datang untuk mengambil uang. Begitu       berbulan-bulan. Saya lupa berapa lama ibu harus menyisihkan uang untuk       itu. Tetapi rasanya tidak ada habis-habisnya. Setiap akhir bulan, saat orang       itu datang untuk mengambil uang, saya selalu ketakutan. Di mata saya dia       begitu jahat. Bukankah dia kaya? Apalah artinya kaca spion mobil baginya?       Tidakah dia berbelas kasihan melihat kondisi ibu dan kami yang hanya       menumpang di sebuah garasi?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak habis mengerti betapa teganya dia. Apalagi jika melihat wajah       ibu juga gelisah menjelang saat-saat pembayaran tiba. Saya benci pemilik       mobil itu. Saya benci orang-orang yang naik mobil mahal. Saya benci orang       kaya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;br /&gt;Untuk menyalurkan kebencian itu, sering saya mengempeskan ban mobil-mobil       mewah. Bahkan anak-anak orang kaya menjadi sasaran saya. Jika musim       layangan, saya main ke kompleks perumahan orang-orang kaya. Saya       menawarkan jasa menjadi tukang gulung benang gelasan ketika mereka adu       layangan. Pada saat mereka sedang asyik, diam-diam benangnya saya putus       dan gulungan benang gelasannya saya bawa lari. Begitu berkali-kali.       Setiap berhasil melakukannya, saya puas. Ada dendam yang terbalaskan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;br /&gt;Sampai remaja perasaan itu masih ada. Saya muak melihat orang-orang kaya       di dalam mobil mewah. Saya merasa semua orang yang naik mobil mahal       jahat. Mereka orang-orang yang tidak punya belas kasihan. Mereka tidak       punya hati nurani.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;br /&gt;Nah, ketika sudah bekerja dan rindu pada gado-gado yang dulu semasa       kuliah begitu lezat, saya dihadapkan pada kenyataan rasa gado-gado itu       tidak enak di lidah. Saya gundah. Jangan-jangan sayalah yang sudah       berubah. Hal yang sangat saya takuti. Kegundahan itu saya utarakan kepada       istri. Dia hanya tertawa. ''Andy Noya, kamu tidak usah merasa bersalah.       Kalau gado-gado langgananmu dulu tidak lagi nikmat, itu karena sekarang       kamu sudah pernah merasakan berbagai jenis makanan. Dulu mungkin kamu       hanya bisa makan gado-gado di pinggir jalan. Sekarang, apalagi sebagai       wartawan, kamu punya kesempatan mencoba makanan yang enak-enak.       Citarasamu sudah meningkat,'' ujarnya. Ketika dia melihat saya tetap       gundah, istri saya mencoba meyakinkan, "Kamu berhak untuk itu. Sebab       kamu sudah bekerja keras." &lt;br /&gt;Tidak mudah untuk untuk menghilangkan perasaan bersalah itu. Sama       sulitnya dengan meyakinkan diri saya waktu itu bahwa tidak semua orang       kaya itu jahat. Dengan karir yang terus meningkat dan gaji yang saya       terima, ada ketakutan saya akan berubah. Saya takut perasaan saya tidak       lagi sensisitif. Itulah kegundahan hati saya setelah makan gado-gado yang       berubah rasa. Saya takut bukan rasa gado-gado yang berubah, tetapi       sayalah yang berubah. Berubah menjadi sombong.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;br /&gt;Ketakutan itu memang sangat kuat. Saya tidak ingin menjadi tidak       sensitif. Saya tidak ingin menjadi seperti pemilik mobil yang kaca       spionnya saya tabrak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;br /&gt;Kesadaran semacam itu selalu saya tanamkan dalam hati. Walau dalam       kehidupan sehari-hari sering menghadapi ujian. Salah satunya ketika mobil       saya ditabrak sepeda motor dari belakang. Penumpang dan orang yang       dibonceng terjerembab. Pada siang terik, ketika jalanan m  ace t, ditabrak dari belakang, sungguh ujian       yang berat untuk tidak marah. Rasanya ingin melompat dan mendamprat       pemilik motor yang menabrak saya. Namun, saya terkejut ketika menyadari       yang dibonceng adalah seorang ibu tua dengan kebaya lusuh. Pengemudi       motor adalah anaknya. Mereka berdua pucat pasi. Selain karena terjatuh,       tentu karena melihat mobil saya penyok.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;br /&gt;Hanya dalam sekian detik bayangan masa kecil saya melintas. Wajah pucat       itu serupa dengan wajah saya ketika menabrak kaca spion. Wajah yang       merefleksikan ketakutan akan akibat yang harus mereka tanggung. Sang ibu,       yang lecet-lecet di lutut dan sikunya, berkali-kali meminta maaf atas       keteledoran anaknya. Dengan mengabaikan lukanya, dia berusaha meluluhkan       hati saya. Setidaknya agar saya tidak menuntut ganti rugi. Sementara sang       anak terpaku membisu. Pucat pasi. Hati yang panas segera luluh. Saya       tidak ingin mengulang apa yang pernah terjadi pada saya. Saya tidak boleh       membiarkan benih kebencian lahir siang itu. Apalah artinya mobil yang       penyok berbanding beban yang harus mereka pikul. &lt;br /&gt;Maka saya bersyukur. Bersyukur pernah berada di posisi mereka. Dengan       begitu saya bisa merasakan apa yang mereka rasakan. Setidaknya siang itu       saya tidak ingin lahir sebuah benih kebencian. Kebencian seperti yang       pernah saya rasakan dulu. Kebencian yang lahir dari pengalaman hidup yang       pahit.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;       &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445783030296352944-641886705799602765?l=spirit-motivation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/feeds/641886705799602765/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/12/kaca-spion-catatan-andi-noya.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/641886705799602765'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/641886705799602765'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/12/kaca-spion-catatan-andi-noya.html' title='Kaca Spion - catatan Andi Noya'/><author><name>mii</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445783030296352944.post-6074697292297471263</id><published>2009-12-01T21:43:00.000-08:00</published><updated>2010-05-05T09:03:56.713-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEKUATAN PIKIRAN Action and Wisdom Motivation Training by Andre Wongso'/><title type='text'>KEKUATAN PIKIRAN Action &amp; Wisdom Motivation Training by Andre Wongso</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; Dikisahkan, ada seorang ibu yang sangat menyayangi putra tunggalnya. Karena rasa kuatir yang sangat, ditambah maraknya berita penculikan di &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1259732340_13" style="-moz-background-inline-policy: continuous; background: none repeat scroll 0% 0% transparent; border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;"&gt;media massa&lt;/span&gt;, si ibu pun memberi nasihat kepada putranya, "Nak, kalau matahari sudah tidak bersinar lagi, jangan keluar rumah ya. Karena saat gelap seperti itulah roh jahat mulai bermunculan. Ada yang disebut kuntilanak, genderuwo, dan lain-lain. Pokoknya mahkluk jelek, hitam, dan jahat. Maka belajar baik-baik di dalam rumah saja ya, terutama malam hari, oke?" sang anak, yang sedikit penakut, dengan senang hati mematuhi nasehat ibunya. &lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;Setelah beranjak remaja, si anak tumbuh menjadi pemuda cilik yang penakut dan pengecut. Seringkali, ketakutannya yang berlebihan itu terbawa-bawa dalam mimpi. Tidak jarang, ketika tidur ia tiba-tiba terbangun dengan berteriak histeris serta bersimbah peluh ketakutan. Kedua orangtuanya pun menjadi khawatir melihat perkembangan jiwa si anak. Berbagai nasehat bernada menghibur yang disampaikan si orangtua kepada anaknya tidak bermanfaat sama sekali. Bahkan, kadang si anak justru merasa orangtuanya berusaha mencelakai dia. &lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, sang kakek mendengar kondisi cucunya tersebut. Maka, ia pun segera menyempatkan diri berkunjung ke rumah anaknya. Setelah memikirkan dengan seksama, suatu sore, si kakek mengajak cucunya berjalan-jalan &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1259732340_14" style="-moz-background-inline-policy: continuous; background: none repeat scroll 0% 0% transparent; cursor: pointer;"&gt;ke pasar malam&lt;/span&gt; bersama-sama dengan beberapa orang tetangga dan teman si cucu. Sesampainya di &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1259732340_15" style="-moz-background-inline-policy: continuous; background: none repeat scroll 0% 0% transparent; cursor: pointer;"&gt;pasar malam&lt;/span&gt; itu, mereka pun bersenang-senang. Sang cucu dan teman-temannya bermain dan melihat berbagai pertunjukkan hingga malam hari. Setelah puas dan lelah bermain, mereka pun berjalan kaki pulang ke rumah. &lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;Tiba di rumah, si kakek meneruskan berbincang santai dengan cucunya. "Cucuku, terang dan gelap adalah sifat alam. Tidak ada hubungannya dengan roh gentayangan dan kejahatan. Sudah kita buktikan sendiri, kan? Bukankah sepanjang jalan dalam kegelapan tadi tidak ada satu pun roh jahat yang mengganggu? Ketahuilah, roh jahat hanya ada di pikiran kamu sendiri. Usir dia dari pikiranmu, maka tidak akan ada yang namanya roh jahat di muka bumi ini. Kakek yang sudah setua ini telah membuktikan sendiri. Ketakutan hanya ada di pikiran kita. Gunakan pikiranmu untuk hal-hal yang baik, maka engkau akan membuat segalanya menjadi baik, indah, dan membahagiakan." &lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah, berkat kata-kata bijak dari si kakek, lewat proses waktu, akhirnya si cucu mampu mengubah &lt;i&gt;mindset &lt;/i&gt;dan memiliki kesehatan mentalitas yang positif. Ia pun tumbuh jadi pemuda yang pemberani. &lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;Pembaca yang budiman, &lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="yshortcuts" id="lw_1259732340_16" style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;"&gt;Mendidik anak&lt;/span&gt; dengan nada ancaman atau dengan menakutinya, walaupun untuk tujuan yang baik, bisa berdampak buruk dan merusak kesehatan mental, bila tidak disertai dengan pengertian benar! &lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;Hukum pikiran bersifat universal dan berlaku untuk siapa saja, baik anak-anak atau orang dewasa, yakni &lt;i&gt;you are what you think &lt;/i&gt;, Anda adalah apa yang Anda pikirkan! Maka, apa yang kita pikirkan, itulah yang akan terjadi. &lt;i&gt;You are what you believe &lt;/i&gt;, Anda adalah apa yang Anda percayai! &lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, kalau yang kita tanamkan ke dalam pikiran kita setiap hari adalah hal-hal yang negatif, dampaknya akan destruktif atau merusak. Sebaliknya, kalau baik dan positif sifatnya, tentu dampak dalam kehidupan kita akan menjadi positif dan konstruktif. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445783030296352944-6074697292297471263?l=spirit-motivation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/feeds/6074697292297471263/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/12/kekuatan-pikiran-action-wisdom.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/6074697292297471263'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/6074697292297471263'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/12/kekuatan-pikiran-action-wisdom.html' title='KEKUATAN PIKIRAN Action &amp; Wisdom Motivation Training by Andre Wongso'/><author><name>mii</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445783030296352944.post-5982548824382047201</id><published>2009-12-01T21:41:00.001-08:00</published><updated>2010-05-05T09:04:49.336-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Time To change (Lihat Ke Depan)'/><title type='text'>Time To change (Lihat Ke Depan)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: sans-serif; font-size: large;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; Ada sebuah perlombaan lari, di mana pesertanya adalah juara lari tingkat daerah melawan pelari biasa dari perwakilan sebuah &lt;/span&gt;&lt;span id="lw_1259732274_0" style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer; font-size: small;"&gt;sekolah menengah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;. Tentu hal ini hanya untuk lucu-lucuan, namun jadi tidak lucu karena sang juara daerah tersebutlah yang pasti akan menjadi pemenang. semua orang pasti tahu. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: sans-serif; font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Eh, tunggu dulu!!! Ada peraturan tambahannya : Sang juara tidak boleh melihat kedepan, namun harus melihat ke belakang. &lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: sans-serif; font-size: small;"&gt;Setelah bendera star dikibarkan, maka kedua pelari pun berpacu kencang. Alhasil sang juara ketinggalan jauh dibelakang. Anda mau mencoba??? &lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: sans-serif; font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Lihatlah ke depan,ke arah mana anda ingin pergi, dan Anda akan dapat mencapai tujuan Anda. Anda akan menemukan jalan yang nikmat untuk dilalui. &lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: sans-serif; font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Tetaplah melihat ke depan, maka jalan yang terjal pun akan mudah dilalui. Langkah demi langkah. tetaplah tujuan Anda ada dalam jiwa dan semangat Anda, maka hambatan bisa menjadi kurang berarti. &lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: sans-serif; font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Tetaplah melihat kedepan, maka gangguan tidak akan mampu mengganggu.Usaha Anda akan membuahkan hasil karena Anda akan terfokus pada tujuan. Waktu, energi, dan sumberdaya Anda akan mendapat balasan yang lebih tinggi. Anda akan mendapatkan hasil yang terbaik dari investasi Anda tersebut. &lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: sans-serif; font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Lihatlah ke depan, ke arah tujuan Anda. Semakin sering Anda melihat, maka makin dekat tujuan Anda akan tercapai. Tidak ada &amp;nbsp;kata terlambat untuk megisi hidup dan menikmati kemakmuran. tidak ada kata terlambat untuk mejadi bahagia&amp;amp;sukses. &lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: sans-serif; font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Semua yg terjadi di masa lampau biarlah menjadi pengalaman.Sekarang tidak ada yang bisa menghentikan Anda untuk menjadi &lt;span id="lw_1259732274_1" style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;"&gt;seperti yang&lt;/span&gt; Anda inginkan. &lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: sans-serif; font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Semakin banyak hal-hal buruk yang Anda alami, semakin semangat Anda untuk memperbaiki, Semakin banyak kegagalan yang yang menghambat Anda akan semakin kuat keinginan Anda untuk maju dan bergerak. &lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: sans-serif; font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Sekarang ini saat yang baik untuk bisa meraih hal yang berbeda, hal yg positif, hal yg baik,dan berguna. &lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: sans-serif; font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Mulailah melangkah kedepan. Melangkah denagn mantap dan penuh keyakinan. Peuhi pikiran dengan hal-hal positif, penuhi hati dengan kebaikan, penuhi jiwa dengan semangat yg membara. &lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: sans-serif; font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red; font-family: sans-serif; font-size: small;"&gt;Mulai dari sini Anda melangkah, maka perjalanan sukses Anda di mulai. &lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445783030296352944-5982548824382047201?l=spirit-motivation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/feeds/5982548824382047201/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/12/time-to-change-lihat-ke-depan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/5982548824382047201'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/5982548824382047201'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/12/time-to-change-lihat-ke-depan.html' title='Time To change (Lihat Ke Depan)'/><author><name>mii</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445783030296352944.post-7651715380832661467</id><published>2009-12-01T21:33:00.000-08:00</published><updated>2010-05-05T09:05:40.747-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rahasia Komitment (oleh Dr. D. James Kennedy)'/><title type='text'>Rahasia Komitment (oleh Dr. D. James Kennedy)</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Sebuah khotbah  menantang yang diambil dari kehidupan David Livingstone&lt;br /&gt;"Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak  layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau  perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku. Dan setiap  orang yang karena nama-Ku meninggalkan rumahnya, saudaranya  laki-laki atau saudaranya perempuan, bapa atau ibunya, anak-anak  atau ladangnya, akan menerima kembali seratus&lt;br /&gt;kali lipat dan  akan memperoleh hidup yang kekal" (Matius 10:37 ; 19:29)&lt;br /&gt;Rahasia Komitmen! Setiap orang di antara kita bertanggung jawab atas  sesuatu.&lt;br /&gt;Allah telah memberikan bagi semua orang talenta-talenta  tertentu, kemampuan, kekuatan, energi, dan waktu tertentu.Dan  setiap orang di antara kita mengabdikan karunia-karunia kita untuk  suatu&lt;br /&gt;tujuan tertentu, baik dengan pertimbangan seksama ataupun  dengan sembrono.&lt;br /&gt;Dengan tegas Yesus Kristus menuntut komitmen  hati kita. Sebuah contoh kehidupan yang sesungguhnya sepadan  dengan komitmen total. Kehidupan tersebut adalah kehidupan seorang pria, yang tidak diragukan lagi, adalah utusan injil paling  terkenal dalam kurun waktu 500 tahun terakhir, seorang rasul  bagi Afrika, DAVID LIVINGSTONE.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Livingstone kembali ke Inggris  Raya pada masa cutinya yang pertama setelah 16 tahun berada di  pedalaman Afrika. Dia diminta untuk berbicara di Universitas   Glasgow .  Barangkali dia akan&lt;br /&gt;menolak jika saja dia tahu apa yang sedang menantikan dia. Sudah menjadi kebiasaan para mahasiswa pada masa itu  untuk mengganggu pembicara-pembicara yang datang, dan mereka  sudah betul-betul siap untuk pembicara ini juga.&lt;br /&gt;Mereka membawa  ketapel, terompet mainan, giring-giring, dan alat pembuat  keributan lainnya yang dapat ditemukan.&lt;br /&gt;Livingstone berjalan  menuju podium dengan langkah seorang laki-laki yang telah  berjalan 11000 mil. Lengan kirinya tergantung dengan lemah di  sisi tubuhnya, karena hampir saja terkoyak dari tubuhnya oleh serangan  seekor singa besar. Kulit wajahnya coklat gelap akibat 16 tahun  berada di bawah matahari Afrika. Wajah itu berkerut penuh garis-garis yang tidak terhitung jumlahnya karena demam Afrika yang  merusak dan menguruskan tubuhnya. Dia telah diserang oleh  orang-orang biadab dan oleh orang-orang Turki yang menjalankan  perdagangan budak yang kejam. Telinganya setengah tuli&lt;br /&gt;akibat  demam rematik dan dia setengah buta akibat cabang pohon yang  menampar matanya di hutan.&lt;br /&gt;Para mahasiswa terbelalak, dan mereka sungguh tahu bahwa di hadapan mereka adalah sebuah kehidupan yang dalam arti  sesungguhnya benar-benar habis terbakar bagi Allah. Tidak ada  giring-giring yang dibunyikan, tidak ada kaki yang bergeser.  Keheningan menyelimuti aula besar itu dan mereka mendengarkan  dalam kebisuan pada saat Livingstone mengisahkan perjalanannya  dan tentang kebutuhan-kebutuhan yang sangat luar biasa dari populasi  Afrika yang besar. "Saya akan memberitahukan kepadamu, suatu hal  yang menopang saya di tengah-tengah semua kerja keras, penderitaan,  dan kesepian yang sangat besar." Yaitu sebuah janji, janji dari  seorang pria yang&lt;br /&gt;bermartabat paling luhur; yaitu janji ini :  "Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada  akhir jaman." (Matius 28:20)&lt;br /&gt;Inilah rahasia komitmen dari  Livingstone. Sebuah ayat yang sangat sederhana, tidak  membutuhkan pemahaman Alkitabiah yang rumit. Masalahnya sederhana  saja: apakah kita percaya ? Livingstone percaya dan menemukan  kekuatan yang tidak ada habis-habisnya dalam janji tersebut.  "Dan&lt;br /&gt;ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada  akhir jaman. Aku menyertaimu, bukan hanya yang lain, tapi  bersamamu. Aku menyertaimu hari ini, saat ini, dan selamanya."&lt;br /&gt;Livingstone percaya!&lt;br /&gt;Dalam buku hariannya kita menemukan sebuah  doa yang luar biasa, doa yang saya percaya menggambarkan  kehidupan pria ini, sebuah doa rangkap tiga. Sebuah doa yang  pada waktu mendoakannya, hampir menyebabkan kata-kata itu  melekat di tenggorokanmu : &lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;"Tuhan, utus aku&lt;br /&gt;ke mana saja,  hanya sertailah aku. Letakkan beban apa saja atasku, hanya  topanglah aku. Putuskan ikatan apa saja daripadaku, kecuali  ikatan yang mengikatku kepada pelayanan-Mu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; dan  kepada hati-Mu." Melalui semua itu datanglah kata-kata, "Dan  ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa."&lt;br /&gt;"Utus aku ke mana  saja," doa anak muda ini, yang lahir pada &amp;nbsp;tahun 1813 di   Blantyre ,   Scotland , dari  orangtua yang takut akan Allah. Ayahnya adalah seorang guru  Sekolah Minggu Presbitarian yang saleh, yang seringkali mendudukkan  anak laki-laki kecilnya di hadapannya dan mengisahkan&lt;br /&gt;cerita-cerita yang mempesona tentang pahlawan-pahlawan iman yang besar  dan tentang orang-orang yang telah membawa injil ke ujung-ujung  dunia yang jauh. Secara khusus dia terpikat dengan cerita  mengenai Charles Gutzlaff, dokter misionaris yang terkenal.  Livingstone menetapkan hati bahwa dia akan menjadi seperti  Gutzlaff. Namun beberapa tahun kemudian, Livingstone menemukan bahwa  Gutzlaff sendiri mempunyai seorang pahlawan, yang bukan sekedar  manusia belaka, melainkan Anak&lt;br /&gt;Allah, seorang pahlawan yang  bukan sekedar pahlawan belaka, melainkan Juru Selamat Ilahi. Maka,  setelah memahami Injil, dia meletakkan iman dan kepercayaannya  kepada Kristus yang mati di Kalvari, dan kehidupan Livingstone  diubahkan.&lt;br /&gt;Livingstone masuk ke sekolah kedokteran untuk mempersiapkan diri menjadi seorang dokter misionaris. Dia  diwisuda, ditahbiskan, dan siap untuk berlayar, tetapi tiba-tiba  pintu terkunci di hadapannya. Perang pecah dan ladang Tuhan  tertutup. "Tuhan, Engkau berjanji untuk menyertai&lt;br /&gt;dan membimbingku.  Mengapa Engkau meninggalkan aku ?" Sebuah suara menjawab,"David,  Aku tidak meninggalkanmu. Ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa.  Tetapi Aku tidak mengutusmu ke Cina." (yaitu tujuan Livingstone  semula).&lt;br /&gt;Salah satu dari sedikit utusan Injil yang telah pergi ke kawasan pantai Afrika adalah Robert Moffat, yang datang ke   kota  kediaman David pada masa cutinya dan berkhotbah. Dia mengatakan,  "Seringkali, ketika aku memandang ke dataran yang sangat luas di  utara, di bawah sinar matahari pagi&lt;br /&gt;aku melihat asap dari seribu desa, yang tidak pernah didatangi satu pun utusan Injil." Kata-kata itu  melekat di hati Livingstone. AFRIKA ! "Utus aku ke mana  saja."&lt;br /&gt;"Aku menyertai kamu senantiasa." Maka berlayarlah Livingstone ke Afrika. Dia terjun ke hutan dari arah selatan dan  menemukan bahwa tempat itu tidak dapat ditembus.&lt;br /&gt;Dia  kembali ke pantai dan berlayar ke pusat pantai barat Afrika dan  memutuskan untuk menembus ke pedalaman dari  sana . Setelah  penderitaan yang tidak terhitung jumlahnya, akhirnya dia membuka jalan  menuju ke pedalaman.&lt;br /&gt;"Letakkan beban apa saja atasku,"  dan doa itu dijawab. Seekor singa besar hampir saja mengoyak  lengannya lepas dari tubuhnya dan membuat dia lumpuh untuk  selamanya. Tetapi hal itu membawa berkat terselubung, karena  pada waktu dia dalam proses penyembuhan, Robert Moffat datang dan  membawa anak perempuannya yang cantik, Mary. Bagi David dan  Mary, itu adalah cinta pada&lt;br /&gt;pandangan pertama. Segera mereka  menikah dan Mary berbagi semangat dan keprihatinannya untuk  penginjilan di Benua Gelap Afrika. Sayangnya, bulan-bulan penuh  penderitaan dan kerja keras itu&lt;br /&gt;terlalu berat buat Mary. Mereka  melihat salah seorang anak mereka mati ketika mereka mencoba melintasi  salah satu  padang pasir Afrika yang luas. Sebuah beban  yang hampir meremukkan Livingstone. Akhirnya, tibalah keputusan  yang paling sulit dalam hidupnya : mengirimkan istri dan ketiga  anaknya yang lain ke Inggris.&lt;br /&gt;Betapa beratnya beban yang harus  ditanggungnya.&lt;br /&gt;Mungkin yang paling menyakitkan dari semua itu adalah kritik yang mengatakan bahwa dia telah meninggalkan istri dan  anak-anaknya untuk berkelana di Afrika karena tidak benar-benar  mencintai mereka. Betapa cepatnya orang-orang memberikan  penilaian yang salah. Surat-suratnya mengungkapkan suatu cerita yang  jauh berbeda:&lt;br /&gt;"Maryku tersayang, aku tidak dapat melihat wajah  yang dapat dibandingkan dengan wajah yang&lt;br /&gt;terbakar terik matahari itu  yang seringkali menyalamiku dengan pandangannya yang ramah.&lt;br /&gt;Kumpulkan anak-anak di sekitarmu dan ciumlah mereka untuk aku. Dan  katakan kepada mereka bahwa aku mencintai mereka, dan bahwa aku  telah meninggalkan mereka karena kasih kepada Yesus, dan bahwa mereka  harus mengasihi Dia juga"&lt;br /&gt;Selama  lima tahun penderitaan  yang panjang dia tidak pernah melihat istri maupun anak-anaknya.&lt;br /&gt;Tetapi bayangan tentang ribuan desa di bawah sinar matahari pagi tetap  menghantui dia dan mendorong dia pergi memproklamirkan Injil Kristus. Pada saat-saat ini, keberanian dan perasaan yang kuat bercampur  baur dalam buku hariannya. "Aku tidak akan menyimpang sedikitpun  dari pekerjaanku bila hidup masih tersisa.&lt;br /&gt;Sasaranku yang  terbesar adalah menjadi seperti Dia, dan menjadi serupa Dia,  sepanjang Dia dapat ditiru. Tidak ada hal duniawi yang akan  membuat aku putus asa. Aku membangkitkan keberanianku&lt;br /&gt;sendiri di  dalam Tuhan Allahku dan maju terus" Dan dia terjun ke hutan, selalu  dikuatkan&lt;br /&gt;dalam kesepiannya oleh kata-kata ini : "Ketahuilah,  Aku menyertai kamu senantiasa."&lt;br /&gt;"Lepaskanlah setiap ikatan,  kecuali ikatan yang mengikatku kepada pelayanan-Mu dan kepada&lt;br /&gt;hati-Mu." Salah seorang anaknya telah meninggal, keluarganya berada  ribuan mil jauhnya. Akhirnya, waktunya tiba ketika dia pulang ke  rumah. Akhirnya rumah ! Dengan penuh pengharapan besar dan  sukacita dia menyerbu masuk ke rumah lamanya di  Blantyre dan  menemukan rumah itu kosong. Mereka baru saja menguburkan ayahnya ! Dan  pria yang telah menghadapi tombak-tombak orang liar yang biadab  dan auman binatang-binatang liar tanpa berkedip ini terjatuh dan meratap  seperti seorang anak kecil.&lt;br /&gt;Tetapi Mary ada di  sana . Apakah Mary masih  mencintai dia? Mungkin kita dapat menangkap sekilas isi hatinya  pada saat kita membaca sebuah puisi yang ditulisnya untuk  suaminya yang sudah kembali:&lt;br /&gt;Seratus ribu selamat datang; betapa  hatiku meluap-luap. Dengan kasih dan sukacita dan keheranan  karena melihat wajahmu lagi. Bagaimana mungkin aku dapat hidup  tanpa engkau selama ini, selama tahun kedukaan yang panjang  ? Kelihatan seolah aku akan mati bila aku harus berpisah  denganmu sekarang.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Bulan-bulan berlalu dan persekutuan berjalan  manis. Tetapi selalu kata-kata ini terngiang dalam pikirannya:  "Pergi dan beritakanlah Injil." Dan mimpi-mimpinya dihantui visi  tentang seribu desa di bawah sinar matahari pagi. Jadi dengan  kesusahan hati yang besar, dia berlayar kembali ke Afrika.  Tahun-tahun berlalu, dan ketika anak-anak mereka sudah cukup dewasa, Mary menulis  surat bahwa&lt;br /&gt;dia bisa datang untuk  tinggal bersama dengan David.&lt;br /&gt;Selama berbulan-bulan Mary  berlayar melintasi lautan lalu ke hulu sungai-sungai Afrika. Akhirnya disambut oleh suaminya, hanya untuk segera diserang demam  Afrika yang memilukan. Livingstone mengesampingkan segala  sesuatu yang sedang dilakukannya dan mencurahkan segenap keahlian  medisnya untuk merawat dia. Malam demi malam, siang demi siang,  dia duduk bersamanya dan menyeka dahinya yang panas. Lambat laun  keadaannya memburuk dan dia menghembuskan nafas&lt;br /&gt;terakhir. Mary meninggal  dunia. David Livingstone menguburkan dia di bawah sebuah pohon  yang besar dan menjatuhkan diri di atas gundukan tanah itu, dan sekali  lagi dia meratap.&lt;br /&gt;Di situ muncul kembali di hatinya sebuah  doa, "Lepaskan ikatan apa saja kecuali ikatan yang mengikatku  kepada pelayanan-Mu dan kepada hati-Mu."&lt;br /&gt;Badan  Livingstone remuk, orang-orang yang dikasihinya telah pergi, dia  kelihatan sendirian, kecil hati. Dapatkah dia mengatasinya?  Dalam buku hariannya tertulis "Yesusku, Rajaku, Hidupku, Segala-galanya  bagiku, sekali lagi aku mengabdikan hidupku untuk-Mu ! Aku tidak  menganggap bernilai segala sesuatu yang dapat kulakukan, kecuali  dalam kaitannya dengan kerajaan Kristus."&lt;br /&gt;Dan melalui semua itu,  kata-kata yang menopang ini : "Aku menyertai kamu  senantiasa."&lt;br /&gt;Ketika tiba di Ujiji, penduduk asli mencuri makanannya, dan yang terburuk dari semua itu, mereka mencuri kotak  obat-obatannya yang berisi kina dan obat-obatan lain untuk  menyembuhkan demam-demam yang mengerikan itu. Bagi Livingstone itu  benar-benar berarti kematian, dan dia berseru, "Oh Allah, Engkau  berjanji menyertaiku." Selama 5 tahun dia tidak melihat wajah  orang kulit&lt;br /&gt;putih, dan sekarang di tengah-tengah pedalaman  Afrika, dia menengadah dari doanya dan melihat sebuah wajah kulit  putih berjalan menghampirinya. Di belakang pria kulit putih ini  ada suatu kafilah&lt;br /&gt;lengkap dan di atasnya berkibar sebuah bendera  Amerika. Pria itu adalah Henry M.Stanley, dia berkata, "Dr.  Livingstone, kalau saya tidak salah ?" Dia diutus oleh James  Gordon Bennet dari harian New York Herald untuk menemukan David  Livingstone. Kata Bennet, "Mereka mengatakan bahwa Livingstone sudah  mati. Saya percaya bahwa dia ada di tengah-tengah Afrika  terhilang, sakit dan terkucil.  Stanley , carilah dia. Bawa dia kembali  ke peradaban. Tidak peduli berapapun harganya"&lt;br /&gt;Stanley mencari sampai  menemukannya, membawa obat-obatan dan makanan lengkap, serta  merawat&lt;br /&gt;dia sampai sehat kembali. Selama 4 bulan  Stanley tinggal  bersama Livingstone dalam satu pondok.&lt;br /&gt;Stanley menggambarkan dirinya sendiri  sebagai berikut : "Aku adalah seorang ateis paling angkuh di  seluruh dunia ini." Tapi dia tetap menuruti amanat dari Bennet  untuk mencari Livingstone.&lt;br /&gt;Livingstone juga menuruti amanat dari  Allah "Umat-Ku terhilang, sakit, menderita, dan terkucil.&lt;br /&gt;Pergi  dan bawalah mereka kembali dan jangan pernah menghitung-hitung  ongkosnya. Orang seperti&lt;br /&gt;apakah Livingstone?&lt;br /&gt;Stanley yang hidup dalam  satu pondok dengan pria ini selama 4 bulan, mengatakan bahwa pria  ini&lt;br /&gt;jelas bukanlah seorang malaikat, tetapi  Stanley tidak  dapat menemukan kesalahan dalam hidupnya. Belas kasihnya,  kesungguhannya, ketenangannya pada saat dia menjalankan  tugasnya, rasa simpatinya yang ditunjukkannya kepada semua orang  di sekitarnya, membangkitkan simpati dalam&lt;br /&gt;hatinya sendiri dan  dia berkata, "Akhirnya, setelah berbulan-bulan ini, Livingstone bahkan  membuat saya bertobat kepada Kristus."&lt;br /&gt;Bagaimanapun,  Livingstone tidak mau kembali ke peradaban, tetapi terjun lebih  dalam lagi di Afrika. Dan bagi dia akhir perjalanannya sudah  dekat. Buku hariannya mengatakan : "Tuhan, tolong aku untuk  menyelesaikan pekerjaan-Mu tahun ini bagi kehormatan-Mu." Dan itulah  yang dilakukannya, dia tiba di tempat di mana seluruh  kekuatannya habis, kakinya luka dan bernanah karena bisul. Selama  berbulan-bulan dia tidak punya apa-apa untuk dimakan kecuali  jagung kering yang keras, dan&lt;br /&gt;perlahan-lahan semua giginya mulai  goyang dan tanggal. Dia ditinggalkan oleh semua orang kecuali 3  pengikutnya, termasuk Suzi dan Chumah (yang membawa jasad  Livingstone kembali ke Inggris). Dia tidak dapat berjalan atau berdiri,  dia tidak dapat maju satu langkah pun. Inikah akhir dari  perjalanan Livingstone? Tidak ! Livingstone menyuruh  teman-temannya meletakkan dia di atas tandu dan mengusungnya  maju. "Aku tidak akan menyimpang sedikitpun dari pekerjaanku  selama hidupku masih tersisa." Dengan bersandar di tandunya yang  ditegakkan, dia memproklamasikan kekayaan Injil Yesus Kristus  kepada semua orang yang ditemuinya.&lt;br /&gt;Tibalah suatu hari  ketika dia bahkan tidak bisa digerakkan. Hujan lebat tercurah! Sebuah pondok kecil cepat-cepat didirikan. Livingstone terbaring di atas  tempat tidur kecilnya. Tengah malam, pembantunya berbaring di  pintu masuk untuk mencegah masuknya binatang-binatang liar.&lt;br /&gt;Ia  mendengar Livingstone bergerak dan melihat dia dengan penuh penderitaan  berguling dari tempat tidurnya, dan berlutut dengan tangannya terlipat dalam doa. Anak laki-laki itu kembali tidur. Di pagi hari dia  melihat Livingstone masih berdoa. Beberapa utusan datang meminta  pertolongannya, dan anak laki-laki ini memberitahu mereka bahwa  Livingstone masih berdoa, supaya mereka jangan&lt;br /&gt;mengganggunya  berdoa. Akhirnya dia sendiri menjadi kuatir dan berbisik  kepadanya, "Bwana (Tuan)." Tidak ada jawaban. "Bwana." Hening.  Dia merangkak mendekatinya dan menyentuh pipinya yang sudah  dingin. Livingstone meninggal di atas lututnya dalam doa.  39 tahun dia berjalan dengan susah payah menempuh 29000 mil di  permukaan benua Afrika.Terang yang bersinar dalam kegelapan. 2  juta orang Afrika dibawa kepada Injil, dan terang itu terus  bercahaya. Dalam setiap&lt;br /&gt;langkahnya dia dikuatkan dan ditopang oleh janji "Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu  senantiasa."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445783030296352944-7651715380832661467?l=spirit-motivation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/feeds/7651715380832661467/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/12/rahasia-komitment-oleh-dr-d-james.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/7651715380832661467'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/7651715380832661467'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/12/rahasia-komitment-oleh-dr-d-james.html' title='Rahasia Komitment (oleh Dr. D. James Kennedy)'/><author><name>mii</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445783030296352944.post-2384725601599789134</id><published>2009-12-01T20:34:00.000-08:00</published><updated>2010-05-05T09:06:38.653-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hal-hal Sederhana'/><title type='text'>Hal-hal Sederhana......</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Jayne Print'; font-size: 14pt;"&gt;Ada seseorang saat melamar kerja,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Jayne Print'; font-size: 14pt;"&gt;ia memungut sampah kertas di lantai ke dalam &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1259727988_0" style="-moz-background-inline-policy: continuous; background: none repeat scroll 0% 0% transparent; border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;"&gt;tong sampah&lt;/span&gt;, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;/span&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNoSpacing" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Jayne Print'; font-size: 14pt;"&gt;&lt;br /&gt;Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Jayne Print'; font-size: 14pt;"&gt;cukup memelihara kebiasaan yang baik .&lt;br /&gt;-----------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang anak menjadi murid di &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1259727988_1" style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;"&gt;toko sepeda&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Jayne Print'; font-size: 14pt;"&gt;diperbaiki di toko tsb. Selain memperbaiki sepeda tsb,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Jayne Print'; font-size: 14pt;"&gt;si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih mengkilap.&lt;br /&gt;Murid-murid lain menertawakan perbuatannya.&lt;br /&gt;Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil sepedanya, si&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Jayne Print'; font-size: 14pt;"&gt;adik kecil ditarik/diambil kerja di tempatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat mudah,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Jayne Print'; font-size: 14pt;"&gt;cukup punya inisiatif sedikit saja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNoSpacing" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Jayne Print'; font-size: 14pt;"&gt;-----------------------------------&lt;br /&gt;Seorang anak berkata kepada ibunya: "Ibu hari ini sangat cantik."&lt;br /&gt;Ibu menjawab: "Mengapa?" Anak menjawab: "Karena hari ini ibu sama&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Jayne Print'; font-size: 14pt;"&gt;sekali tidak marah-marah. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Jayne Print'; font-size: 14pt;"&gt;hanya perlu tidak marah-marah .&lt;br /&gt;-----------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Jayne Print'; font-size: 14pt;"&gt;Temannya berkata: "Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja  keras,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Jayne Print'; font-size: 14pt;"&gt; Tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur.&lt;br /&gt;" Petani menjawab: "Aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Jayne Print'; font-size: 14pt;"&gt;sedang membina anakku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata membina seorang anak sangat mudah,&lt;br /&gt;cukup membiarkan dia rajin bekerja .&lt;br /&gt;&amp;nbsp;----------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang  pelatih bola berkata kepada muridnya: "Jika sebuah bola&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Jayne Print'; font-size: 14pt;"&gt;jatuh ke dalam rerumputan, bagaimana cara mencarinya?&lt;br /&gt;" Ada yang menjawab: "Cari mulai dari bagian tengah.&lt;br /&gt;“ Ada pula yang menjawab: "Cari di rerumputan yang cekung ke  dalam.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;&amp;nbsp;“&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Jayne Print'; font-size: 14pt;"&gt; Dan ada yang menjawab: "Cari di rumput yang paling tinggi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Jayne Print'; font-size: 14pt;"&gt;" Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Jayne Print'; font-size: 14pt;"&gt;"Setapak demi setapak cari dari ujung rumput sebelah sini hingga ke&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Jayne Print'; font-size: 14pt;"&gt;rumput sebelah sana ."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Jayne Print'; font-size: 14pt;"&gt;*Ternyata jalan menuju keberhasilan sangat gampang, cukup  melakukan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Jayne Print'; font-size: 14pt;"&gt;segala sesuatunya setahap demi setahap secara berurutan, jangan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Jayne Print'; font-size: 14pt;"&gt; meloncat-loncat.&lt;br /&gt;----------------------------------&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Jayne Print'; font-size: 14pt;"&gt;&lt;br /&gt;Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di&lt;br /&gt;pinggir jalan: "Tempatmu  terlalu berbahaya,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Jayne Print'; font-size: 14pt;"&gt;tinggallah denganku." Katak di pinggir jalan menjawab: "Aku sudah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Jayne Print'; font-size: 14pt;"&gt;terbiasa,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Jayne Print'; font-size: 14pt;"&gt;malas untuk pindah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;&amp;nbsp;“&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Jayne Print'; font-size: 14pt;"&gt; Beberapa hari kemudian katak "sawah" menjenguk katak "pinggir&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Jayne Print'; font-size: 14pt;"&gt;jalan" dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Jayne Print'; font-size: 14pt;"&gt; lewat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita sendiri,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Jayne Print'; font-size: 14pt;"&gt;cukup hindari kemalasan saja.&lt;br /&gt;----------------------------------&lt;br /&gt;Ada segerombolan orang yang berjalan di padang pasir,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Jayne Print'; font-size: 14pt;"&gt;semua berjalan dengan berat, sangat menderita, hanya satu orang yang&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Jayne Print'; font-size: 14pt;"&gt;berjalan  dengan gembira.&lt;br /&gt;Ada yang bertanya: "Mengapa engkau begitu santai?" Dia menjawab&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Jayne Print'; font-size: 14pt;"&gt;sambil tertawa: "Karena barang bawaan saya sedikit."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata sangat mudah untuk memperoleh kegembiraan,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Jayne Print'; font-size: 14pt;"&gt;cukup tidak serakah dan memiliki secukupnya saja.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445783030296352944-2384725601599789134?l=spirit-motivation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/feeds/2384725601599789134/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/12/hal-hal-sederhana.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/2384725601599789134'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/2384725601599789134'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/12/hal-hal-sederhana.html' title='Hal-hal Sederhana......'/><author><name>mii</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445783030296352944.post-1597097505946822043</id><published>2009-11-30T21:58:00.000-08:00</published><updated>2010-05-05T09:15:32.057-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bahan Renungan Untuk Memperkaya Hidup'/><title type='text'>Bahan Renungan Untuk Memperkaya Hidup</title><content type='html'>&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cintel%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cintel%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cintel%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}@font-face	{font-family:Tahoma;	panose-1:2 11 6 4 3 5 4 4 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:1627400839 -2147483648 8 0 66047 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0in;	margin-right:0in;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0in;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	font-size:10.0pt;	mso-ansi-font-size:10.0pt;	mso-bidi-font-size:10.0pt;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-hansi-font-family:Calibri;}@page Section1	{size:8.5in 11.0in;	margin:.8in 1.0in .9in 1.1in;	mso-header-margin:.5in;	mso-footer-margin:.5in;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;      &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Tahoma&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Tahoma&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Bahan renungan utk memperkaya hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu saya adalah seorang yang sangat baik, sejak kecil, saya melihatnya dengan begitu gigih menjaga keutuhan keluarga. Ia selalu bangun dini hari, memasak bubur yang panas untuk ayah, karena lambung ayah tidak baik, pagi hari hanya bisa makan bubur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, masih harus memasak sepanci nasi untuk anak-anak, karena anak-anak sedang dalam masa pertumbuhan, perlu makan nasi, dengan begitu baru tidak akan lapar seharian di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap sore, ibu selalu membungkukkan badan menyikat panci, setiap panci di rumah kami bisa dijadikan cermin, tidak ada noda sedikiktpun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang malam, dengan giat ibu membersihkan lantai, mengepel seinci demi seinci, lantai di rumah tampak lebih bersih dibanding sisi tempat tidur orang lain, tiada debu sedikit pun meski berjalan dengan kaki telanjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu saya adalah seorang wanita yang sangat rajin. Namun, di mata ayahku, ia (ibu) bukan pasangan yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam proses pertumbuhan saya, tidak hanya sekali saja ayah selalu menyatakan kesepiannya dalam perkawinan, tidak memahaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah saya adalah seorang laki-laki yang bertanggung jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia tidak merokok, tidak minum-minuman keras, serius dalam pekerjaan, setiap hari berangkat kerja tepat waktu, bahkan saat libur juga masih mengatur jadwal sekolah anak-anak, mengatur waktu istrirahat anak-anak, ia adalah seorang ayah yang penuh tanggung jawab, mendorong anak-anak untuk berpretasi dalam pelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia suka main catur, membuat kaligrafi, suka larut dalam dunia buku-buku kuno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah saya adalah seoang laki-laki yang baik, di mata anak-anak, ia maha besar seperti langit, menjaga kami, melindungi kami dan mendidik kami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, di mata ibuku, ia juga bukan seorang pasangan yang baik, dalam proses pertumbuhan saya, kerap kali saya melihat ibu menangis terisak secara diam diam di sudut halaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah menyatakannya dengan kata-kata, sedang ibu dengan aksi, menyatakan kepedihan yang dijalani dalam perkawinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam proses pertumbuhan, aku melihat juga mendengar ketidakberdayaan dalam perkawinan ayah dan ibu, sekaligus merasakan betapa baiknya mereka, dan mereka layak mendapatkan sebuah perkawinan yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, dalam masa-masa keberadaan ayah di dunia, kehidupan perkawinan mereka lalui dalam kegagalan, sedangkan aku, juga tumbuh dalam kebingungan, dan aku bertanya pada diriku sendiri :&lt;br /&gt;Dua orang yang baik mengapa tidak diiringi dengan perkawinan yang bahagia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengorbanan yang dianggap benar. Setelah dewasa, saya akhirnya memasuki usia perkawinan, dan secara perlahan -lahan saya pun mengetahui akan jawaban ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di masa awal perkawinan, saya juga sama seperti ibu, berusaha menjaga keutuhan keluarga, menyikat panci dan membersihkan lantai, dengan sungguh-sungguh berusaha memelihara perkawinan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anehnya, saya tidak merasa bahagia ; dan suamiku sendiri, sepertinya juga tidak bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya merenung, mungkin lantai kurang bersih, masakan tidak enak, lalu, dengan giat saya membersihkan lantai lagi, dan memasak dengan sepenuh hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, rasanya, kami berdua tetap saja tidak bahagia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga suatu hari, ketika saya sedang sibuk membersihkan lantai, suami saya berkata : istriku, temani aku sejenak mendengar alunan musik!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mimik tidak senang saya berkata : apa tidak melihat masih ada separoh lantai lagi yang belum dipel ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu kata-kata ini terlontar, saya pun termenung, kata-kata yang sangat tidak asing di telinga, dalam&lt;br /&gt;perkawinan ayah dan ibu saya, ibu juga kerap berkata begitu sama ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sedang mempertunjukkan kembali perkawinan ayah dan ibu, sekaligus mengulang kembali ketidakbahagiaan dalam perkwinan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa kesadaran muncul dalam hati saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kamu inginkan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hentikan sejenak pekerjaan saya, lalu memandang suamiku, dan teringat akan ayah saya. Ia selalu tidak mendapatkan pasangan yang dia inginkan dalam perkawinannya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu ibu menyikat panci lebih lama daripada menemaninya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus menerus mengerjakan urusan rumah tangga, adalah cara ibu dalam mempertahankan perkawinan, ia memberi ayah sebuah rumah yang bersih, namun, jarang menemaninya, sibuk mengurus rumah, ia&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Tahoma&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Tahoma&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;berusaha mencintai ayah dengan caranya, dan cara ini adalah mengerjakan urusan rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aku, aku juga menggunakan caraku berusaha mencintai suamiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Tahoma&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;C&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Tahoma&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;ara saya juga sama seperti ibu, perkawinan saya sepertinya tengah melangkah ke dalam sebuah&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Tahoma&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Tahoma&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;cerita, dua orang yang baik mengapa tidak diiringi dengan perkawinan yang bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesadaran saya membuat saya membuat keputusan (pilihan) yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hentikan sejenak pekerjaan saya, lalu duduk di sisi suami, menemaninya mendengar musik, dan dari kejauhan, saat memandangi kain pel di atas lantai seperti menatapi nasib ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bertanya pada suamiku : apa yang kau butuhkan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku membutuhkanmu untuk menemaniku mendengar musik, rumah kotor sedikit tidak apa-apa-lah, nanti saya carikan pembantu untukmu, dengan begitu kau bisa menemaniku ujar suamiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kira kamu perlu rumah yang bersih, ada yang memasak untukmu, ada yang mencuci pakianmu..dan saya mengatakan sekaligus serentetan hal-hal yang dibutuhkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua itu tidak penting-lah! ujar suamiku. Yang paling kuharapkan adalah kau bisa lebih sering menemaniku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Tahoma&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;T&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Tahoma&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;ernyata sia-sia semua pekerjaan yang saya lakukan, hasilnya benar-benar membuat saya terkejut. Kami meneruskan menikmati kebutuhan masing-masing, dan baru saya sadari ternyata dia juga telah banyak melakukan pekerjaan yang sia-sia, kami memiliki cara masing-masing bagaimana mencintai, namun, bukannya cara pihak kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan kebahagiaan &lt;br /&gt;Sejak itu, saya menderetkan sebuah daftar kebutuhan suami, dan meletakkannya di atas meja buku. Begitu juga dengan suamiku, dia juga menderetkan sebuah daftar kebutuhanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puluhan kebutuhan yang panjang lebar dan jelas, seperti misalnya, waktu senggang menemani pihak kedua mendengar musik, saling memeluk kalau sempat, setiap pagi memberi sentuhan selamat jalan bila berangkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hal cukup mudah dilaksanakan, tapi ada juga yang cukup sulit, misalnya dengarkan aku, jangan memberi komentar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah kebutuhan suami. Kalau saya memberinya usul, dia bilang akan merasa dirinya akan tampak seperti orang bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutku, ini benar-benar masalah gengsi laki-laki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga meniru suami tidak memberikan usul, kecuali dia bertanya pada saya, kalau tidak saya hanya boleh mendengar dengan serius, menurut sampai tuntas, demikian juga ketika salah jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya ini benar-benar sebuah jalan yang sulit dipelajari, namun, jauh lebih santai daripada mengepel, dan dalam kepuasan kebutuhan kami ini, perkawinan yang kami jalani juga kian hari semakin penuh daya hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat saya lelah, saya memilih beberapa hal yang gampang dikerjakan, misalnya menyetel musik ringan, dan kalau lagi segar bugar merancang perjalanan keluar kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menariknya, pergi ke taman flora adalah hal bersama dan kebutuhan kami, setiap ada pertikaian, selalu pergi ke taman flora, dan selalu bisa menghibur gejolak hati masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, kami saling mengenal dan mencintai juga dikarenakan kesukaan kami pada taman flora, lalu bersama kita menapak ke tirai merah perkawinan, kembali ke taman bisa kembali ke dalam suasana hati yang saling mencintai bertahun-tahun silam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertanya pada pihak kedua : apa yang kau inginkan, kata-kata ini telah menghidupkan sebuah jalan kebahagiaan lain dalam perkawinan. Keduanya akhirnya melangkah ke jalan bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, saya tahu kenapa perkawinan ayah ibu tidakbisa bahagia, mereka terlalu bersikeras menggunakan cara sendiri dalam mencintai pihak kedua, bukan mencintai pasangannya dengan cara pihak kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diri sendiri lelahnya setengah mati, namun, pihak kedua tidak dapat merasakannya, akhirnya ketika menghadapi penantian perkawinan, hati ini juga sudah kecewa dan hancur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Tuhan telah menciptakan perkawinan, maka menurut saya, setiap orang pantas dan layak memiliki sebuah perkawinan yang bahagia, asalkan cara yang kita pakai itu tepat, menjadi orang yang dibutuhkan pihak kedua! Bukannya memberi atas keinginan kita sendiri, perkawinan yang baik, pasti dapat diharapkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445783030296352944-1597097505946822043?l=spirit-motivation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/feeds/1597097505946822043/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/11/sebuah-renungan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/1597097505946822043'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/1597097505946822043'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/11/sebuah-renungan.html' title='Bahan Renungan Untuk Memperkaya Hidup'/><author><name>mii</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445783030296352944.post-5370444490158355397</id><published>2009-11-30T21:33:00.001-08:00</published><updated>2010-05-05T09:20:24.363-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Yang Tidak Bisa Diucapkan Seorang Papa'/><title type='text'>Yang Tidak Bisa Diucapkan Seorang Papa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1259644841_0" style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;"&gt;luar negeri&lt;/span&gt;, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya, akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Lalu bagaimana dengan Papa? Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu? Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil..Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda. Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu. Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya", Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Tapi sadarkah kamu ? Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas: "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang" Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi? &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1259644841_1"&gt;Saat&lt;/span&gt; kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata : "Sudah dibilang! kamu jangan minum air dingin!". &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut. Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.Ketika kamu sudah beranjak remaja....Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!". Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu? Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1259644841_2" style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;"&gt;luar biasa&lt;/span&gt; berharga..Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama....Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya, Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu,Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia. Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu? Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya. &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1259644841_3"&gt;Maka yang dilakukan&lt;/span&gt; Papa adalah duduk di &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1259644841_4" style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;"&gt;ruang tamu&lt;/span&gt; dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir...Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut- larut...Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang&amp;nbsp; sangat ditakuti Papa akan segera datang?" Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur. Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1259644841_5" style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;"&gt;yang dilakukan&lt;/span&gt; Papa itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Ketika kamu menjadi gadis dewasa....Dan kamu harus pergi kuliah di kota lain...Papa harus melepasmu di bandara. Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu? Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat. Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT...kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah&amp;nbsp;Papa. Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain. Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah: "Tidak.... Tidak bisa!" Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu".Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya. Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..Karena Papa tahu.....Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.Dan akhirnya....Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papapun tersenyum bahagia....Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis? Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa....Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata:"Ya Tuhan tugasku telah selesai dengan baik....Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik....Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk...Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....Papa telah menyelesaikan tugasnya....Papa, &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1259644841_6"&gt;Ayah&lt;/span&gt;, Bapak, atau Abah kita...Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Banyak hal yang mungkin tidak bisa dikatakan Ayah / Bapak / Romo / Papa / Papi kita... tapi setidaknya kini kita mengerti apa yang tersembunyi dibalik hatinya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family: Garamond;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,new york,times,serif; font-size: small;"&gt;Yes I love you so much, Pa...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445783030296352944-5370444490158355397?l=spirit-motivation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/feeds/5370444490158355397/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/11/yang-tidak-bisa-diucapkan-seorang-papa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/5370444490158355397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/5370444490158355397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/11/yang-tidak-bisa-diucapkan-seorang-papa.html' title='Yang Tidak Bisa Diucapkan Seorang Papa'/><author><name>mii</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445783030296352944.post-3920239280293001657</id><published>2009-11-29T21:24:00.000-08:00</published><updated>2010-05-05T09:19:40.512-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Persahabatan Peter dan Tina'/><title type='text'>Persahabatan Peter dan Tina</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Peter&amp;nbsp; dan Tina sedang duduk                    bersama di taman kampus tanpa&amp;nbsp; melakukan&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;span style="color: black;"&gt;apa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;pun,&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;hanya memandang langit                    sementara&amp;nbsp; sahabat-sahabat mereka sedang asik&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;bercanda                    ria dengan&amp;nbsp; kekasih mereka masing-masing.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;                    &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 12pt;"&gt;Tina: "Duh&amp;nbsp;                    bosen banget. Aku harap aku juga punya pacar yang bisa&amp;nbsp;                    berbagi&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;waktu denganku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peter:&amp;nbsp; "Kayaknya                    cuma tinggal kita berdua deh yang jomblo. Cuma&amp;nbsp; kita&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;berdua&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;saja yang tidak punya                    pasangan&amp;nbsp; sekarang."&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;(keduanya mengeluh dan                    berdiam beberapa&amp;nbsp; saat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tina: "Kayaknya aku ada                    ide bagus&amp;nbsp; deh. Kita adakan permainan                    yuk?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peter:&amp;nbsp; "Eh? permainan apaan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tina:                    "  Eng. ..&amp;nbsp;                    gampang sih permainannya. Kamu jadi pacarku dan aku&amp;nbsp;                    jadi&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;pacarmu tapi hanya untuk 100 hari saja. Gimana&amp;nbsp; menurutmu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peter: "Baiklah... lagian                    aku&amp;nbsp; juga gada rencana apa-apa untuk beberapa&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;bulan&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;ke&amp;nbsp;                    depan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tina: "Kok kayaknya kamu gak&amp;nbsp; terlalu niat                    ya... semangat dong! Hari ini&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;akan&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;menjadi hari pertama                    kita kencan. Mau jalan-jalan kemana&amp;nbsp; nih?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peter:                    "Gimana kalo kita nonton saja?&amp;nbsp; Kalo gak salah film The                    Troy lagi&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;maen&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;deh. katanya&amp;nbsp; film itu bagus"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tina:                    "OK dech.... Yuk kita&amp;nbsp; pergi sekarang. tar pulang nonton                    kita ke&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;karaoke&amp;nbsp; ya...&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;ajak aja adik kamu sama                    pacarnya biar&amp;nbsp; seru."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peter : "Boleh juga..."&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;(mereka&amp;nbsp; pun pergi nonton, berkaraoke dan                    Peter mengantarkan Tina&amp;nbsp; pulang&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;malam harinya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari                    ke&amp;nbsp; 2:&lt;br /&gt;Peter dan Tina menghabiskan waktu untuk ngobrol                    dan&amp;nbsp; bercanda di kafe,&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;suasana kafe yang                    remang-remang dan&amp;nbsp; alunan musik yang syahdu membawa                    hati&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;mereka pada&amp;nbsp; situasi yang romantis. Sebelum                    pulang Peter membeli&amp;nbsp; sebuah&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;kalung perak berliontin                    bintang untuk&amp;nbsp; Tina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ke 3:&lt;br /&gt;Mereka pergi ke                    pusat&amp;nbsp; perbelanjaan untuk mencari kado untuk seorang&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;sahabat&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Peter.&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Setelah                    lelah berkeliling pusat&amp;nbsp; perbelanjaan, mereka memutuskan                    membeli&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;sebuah miniatur&amp;nbsp; mobil mini. Setelah itu                    mereka beristirahat duduk&amp;nbsp; di&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;foodcourt, makan satu                    potong kue dan satu gelas jus&amp;nbsp; berdua dan mulai&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;berpegangan tangan untuk pertama&amp;nbsp;                    kalinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ke 7:&lt;br /&gt;Bermain bowling&amp;nbsp; dengan                    teman-teman Peter. Tangan Tina terasa sakit&amp;nbsp; karena&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;tidak                    pernah bermain bowling sebelumnya. Peter&amp;nbsp; memijit-mijit                    tangan Tina&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;dengan&amp;nbsp; lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ke 25:&lt;br /&gt;Peter                    mengajak Tina&amp;nbsp; makan malam di  Ancol                    Bay .                    Bulan sudah menam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span lang="IT" style="font-family: Verdana;"&gt;pakan&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;diri,&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;langit                    yang cerah menghamparkan ribuan bintang&amp;nbsp; dalam                    pelukannya. Mereka&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;duduk menunggu makanan, sambil&amp;nbsp; menikmati                    suara desir angin berpadu dengan&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;suara&amp;nbsp; gelombang                    bergulung di pantai. Sekali lagi Tina memandang&amp;nbsp;                    langit,&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;dan&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;melihat bintang jatuh. Dia mengucapkan&amp;nbsp;                    suatu permintaan dalam hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ke&amp;nbsp;                    41:&lt;br /&gt;Peter berulang tahun. Tina membuatkan kue ulang&amp;nbsp;                    tahun untuk Pet&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;er. Bukan&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;kue buatannya yang                    pertama,&amp;nbsp; tapi kasih sayang yang mulai timbul dalam&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;hatinya&amp;nbsp; membuat kue buatannya itu menjadi                    yang terbaik. Peter&amp;nbsp; terharu&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;menerima kue itu, dan dia                    mengucapkan suatu&amp;nbsp; harapan saat meniup lilin&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;ulang&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;tahunnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ke&amp;nbsp;                    67:&lt;br /&gt;Menghabiskan waktu di Dufan. Naik halilintar,                    makan&amp;nbsp; es krim bersama,dan&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;mengunjungi stand                    permainan. Peter&amp;nbsp; menghadiahkan sebuah boneka teddy                    bear&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;untuk Tina, dan&amp;nbsp; Tina membelikan sebuah                    pulpen untuk&amp;nbsp; Peter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ke 72:&lt;br /&gt;Pergi Ke PRJ.                    Melihat&amp;nbsp; meriahnya pameran lampion dari negeri   China .&amp;nbsp;                    Tina&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;penasaran untuk mengunjungi salah satu                    tenda&amp;nbsp; peramal. Sang peramal hanya&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;mengatakan "Hargai                    waktumu&amp;nbsp; bersamanya mulai sekarang", kemudian                    peramal&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;itu&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;meneteskan air mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ke&amp;nbsp;                    84:&lt;br /&gt;Peter mengusulkan agar mereka refreshing ke                    pantai.&amp;nbsp; Pantai Anyer sangat&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;sepi&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;karena bukan waktunya                    liburan&amp;nbsp; bagi orang lain. Mereka melepaskan sandal                    dan&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;berjalan&amp;nbsp; sepanjang pantai sambil                    berpegangan tangan, merasakan&amp;nbsp; lembutnya&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;pasir dan                    dinginnya air laut menghempas kaki&amp;nbsp; mereka. Matahari                    terbenam, dan&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;mereka berpelukan seakan&amp;nbsp; tidak ingin                    berpisah lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: Verdana;"&gt;Hari ke&amp;nbsp;                    99:&lt;br /&gt;Peter memutuskan agar mereka menjalani hari ini&amp;nbsp;                    dengan santai dan&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;sederhana.&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Mereka berkeliling kota                    &amp;nbsp; dan akhirnya duduk di sebuah taman&amp;nbsp; kota                    .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;15:20 pm&lt;br /&gt;Tina: "Aku                    haus..&amp;nbsp; Istirahat dulu yuk sebentar."&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Peter:                    "Tunggu disini,&amp;nbsp; aku beli minuman dulu. Aku mau teh botol                    saja. Kamu&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;mau&amp;nbsp; minum apa?"&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Tina: "Aku saja yang beli.                    kamu kan capek&amp;nbsp; sudah                    menyetir keliling  kota hari&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;ini.                    Sebentar&amp;nbsp; ya"&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Peter mengangguk. kakinya memang pegal                    sekali&amp;nbsp; karena dimana-mana  Jakarta&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;selalu&amp;nbsp;                    macet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15:30 pm&lt;br /&gt;Peter sudah menunggu&amp;nbsp; selama 10                    menit and Tina belum kembali juga.&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Tiba-tiba&amp;nbsp; seseorang                    yang tak dikenal berlari menghampirinya dengan&amp;nbsp;                    wajah&lt;br /&gt;panik.&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Peter : "  Ada apa pak?"&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Orang                    asing:&amp;nbsp; "  Ada seorang perempuan                    ditabrak mobil. Kayaknya perempuan&amp;nbsp; itu&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;adalah                    temanmu"&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Peter segera berlari bersama&amp;nbsp; dengan orang                    asing itu.&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Disana, di atas aspal yang&amp;nbsp; panas terjemur                    terik matahari siang,tergeletak&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;tubuh&amp;nbsp; Tina bersimbah                    darah, masih memegang botol&amp;nbsp; minumannya.&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Peter                    segera melarikan mobilnya membawa&amp;nbsp; Tina ke rumah sakit                    terdekat.&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Peter duduk diluar ruang&amp;nbsp; gawat darurat                    selama 8 jam 10 menit.&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Seorang dokter&amp;nbsp; keluar                    dengan wajah penuh penyesalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23:53&amp;nbsp;                    pm&lt;br /&gt;Dokter: "Maaf, tapi kami sudah mencoba melakukan&amp;nbsp;                    yang terbaik. Dia masih&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;bernafas sekarang tapi                    Yang&amp;nbsp; kuasa akan segera menjemput. Kami menemukan&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  surat                    ini&amp;nbsp; dalam kantung bajunya."&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Dokter memberikan                     surat yang&amp;nbsp; terkena                    percikan darah kepada Peter dan dia&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;segera&amp;nbsp; masuk ke dalam                    kamar rawat untuk melihat Tina. Wajahnya&amp;nbsp; pucat&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;tetapi&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;terlihat damai.&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Peter                    duduk disamping&amp;nbsp; pembaringan tina dan menggenggam tangan                    Tina&amp;nbsp; dengan&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;erat.&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Untuk pertama kali dalam hidupnya Peter&amp;nbsp;                    merasakan torehan luka yang sangat&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;dalam di&amp;nbsp;                    hatinya.&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span lang="PT-BR" style="font-family: Verdana;"&gt;Butiran air mata                    mengalir dari kedua belah&amp;nbsp; matanya.&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kemudian dia mulai membaca                    surat yang telah&amp;nbsp; ditulis Tina                    untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dear Peter...&lt;br /&gt;ke&amp;nbsp; 100 hari                    kita sudah hampir berakhir..&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Aku menikmati&amp;nbsp;                    hari-hari yang kulalui bersamamu.&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Walaupun&amp;nbsp;                    kadang-kadang kamu jutek dan tidak bisa ditebak,&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;tapi&amp;nbsp;                    semua hal ini telah membawa kebahagiaan dalam&amp;nbsp;                    hidupku.&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Aku sudah menyadari bahwa kau adalah pria                    yang&amp;nbsp; berharga dalam hidupku.&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Aku menyesal tidak                    pernah&amp;nbsp; berusaha untuk mengenalmu lebih dalam&amp;nbsp;                    lagi&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;sebelumnya.&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Sekarang aku tidak meminta                    apa-apa,&amp;nbsp; hanya berharap kita bisa memperpanjang&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;hari-hari&amp;nbsp; kebersamaan kita. Sama seperti                    yang kuucapkan pada bintang&amp;nbsp; jatuh&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;malam itu di pantai,&lt;br /&gt;Aku                    ingin kau menjadi&amp;nbsp; cinta sejati dalam hidupku. Aku ingin                    menjadi&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;kekasihmu&amp;nbsp; selamanya dan berharap kau juga                    bisa berada disisiku&amp;nbsp; seumur&lt;br /&gt;hidupku.                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Peter, aku sangat sayang&amp;nbsp;                    padamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23:58&lt;br /&gt;Peter: "Tina, apakah kau&amp;nbsp;                    tahu harapan apa yang kuucapkan dalam hati saat&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;meniup&amp;nbsp; lilin ulang tahunku?&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: Verdana;"&gt;Aku pun berdoa agar Tuhan&amp;nbsp;                    mengijinkan kita bersama-sama selamanya.&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Tina, kau&amp;nbsp; tidak bisa                    meninggalkanku! hari yang kita lalui baru&amp;nbsp; berjumlah&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;99&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;hari!&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kamu harus                    bangun dan kita akan&amp;nbsp; melewati puluhan ribu hari                    bersama-sama!&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Aku juga&amp;nbsp; sayang padamu, Tina. Jangan                    tinggalkan aku, jangan biarkan&amp;nbsp; aku&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;kesepian!&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Tina, Aku                    sayang&amp;nbsp; kamu...!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam dinding berdentang 12&amp;nbsp;                    kali.... jantung Tina berhenti berdetak.&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hari itu&amp;nbsp; adalah                    hari ke 100...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katakan perasaanmu&amp;nbsp; pada orang                    yang kau sayangi sebelum terlambat.&lt;br /&gt;Kau&amp;nbsp; tidak akan                    pernah ta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;hu apa yang akan terjadi                    besok.&lt;br /&gt;Kau&amp;nbsp; tidak akan pernah tahu siapa yang akan                    meninggalkanmu dan&amp;nbsp; tidak akan&lt;br /&gt;pernah kembali                    lagi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445783030296352944-3920239280293001657?l=spirit-motivation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/feeds/3920239280293001657/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/11/persahabatan-peter-dan-tina.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/3920239280293001657'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/3920239280293001657'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/11/persahabatan-peter-dan-tina.html' title='Persahabatan Peter dan Tina'/><author><name>mii</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445783030296352944.post-85378387324098648</id><published>2009-11-24T09:13:00.000-08:00</published><updated>2009-11-24T09:13:37.346-08:00</updated><title type='text'>Based on True Story..Teladan Buat Para Cowok</title><content type='html'>&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span class="EC_Apple-style-span" style="font-family: Helvetica; font-size-adjust: none; font-size: 13px; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-transform: none; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-family: Estrangelo Edessa;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Estrangelo Edessa';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Estrangelo Edessa; font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Estrangelo Edessa'; font-size: 14pt;"&gt;Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, usia yg sudah senja bahkan sudah mendekati malam,pak Suyatno 58 tahun kesehariannya diisi dengan merawat istrinya yang sakit istrinya juga sudah tua. mereka menikah sudah lebih 32 tahun&lt;br /&gt;Mereka dikarunia 4 orang anak disinilah awal cobaan menerpa,setelah istrinya &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1259082491_5" style="-moz-background-clip: border; -moz-background-inline-policy: continuous; -moz-background-origin: padding; background: transparent none repeat scroll 0% 0%; border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;"&gt;melahirkan anak&lt;/span&gt; ke empat tiba2 kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan itu terjadi selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga  seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang lidahnyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi.&lt;br /&gt;Setiap hari pak suyatno memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi, dan mengangkat istrinya keatas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja dia letakkan istrinya didepan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian.&lt;br /&gt;Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya tersenyum. Untunglah tempat usaha pak suyatno tidak begitu jauh dari rumahnya sehingga siang hari dia pulang untuk menyuapi istrinya makan siang. sorenya dia pulang memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa2 saja yg dia alami seharian.&lt;br /&gt;Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi, pak suyatno sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda istrinya setiap berangkat tidur.&lt;br /&gt;Rutinitas ini dilakukan pak suyatno lebih kurang 25  tahun, dengan sabar, dia&lt;br /&gt;merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke empat buah hati mereka, sekarang anak2 mereka sudah dewasa tinggal si bungsu yg masih kuliah.&lt;br /&gt;Pada suatu hari ke empat anak suyatno berkumpul dirumah orang tua mereka&lt;br /&gt;sambil menjenguk ibunya. Karena setelah anak mereka menikah sudah tinggal&lt;br /&gt;dengan keluarga masing2 dan pak suyatno memutuskan ibu mereka dia yg merawat, yang dia inginkan hanya satu semua anaknya berhasil.&lt;br /&gt;Dengan kalimat yg cukup hati2 anak yg sulung berkata " Pak kami ingin&lt;br /&gt;sekali merawat ibu, semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu tidak ada&lt;br /&gt;sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak....... ..bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu" .&lt;br /&gt;Dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata2nya "sudah yg keempat&lt;br /&gt;kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun akan mengijinkannya, kapan bapak menikmati masa tua bapak dengan  berkorban seperti ini kami sudah tidak tega melihat bapak, kami janji kami akan merawat ibu sebaik-baik secara bergantian".&lt;br /&gt;Pak suyatno menjawab hal yg sama sekali tidak diduga anak2 mereka."&lt;br /&gt;Anak2ku .........&lt;span class="EC_Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-family: Estrangelo Edessa; font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Estrangelo Edessa'; font-size: 14pt;"&gt;Jikalau perkawinan &amp;amp; hidup didunia ini hanya untuk nafsu, mungkin bapak akan menikah..... .tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian&lt;br /&gt;disampingku itu sudah lebih dari cukup, dia telah melahirkan kalian..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;span style="font-family: Estrangelo Edessa; font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Estrangelo Edessa'; font-size: 14pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Estrangelo Edessa; font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Estrangelo Edessa'; font-size: 14pt;"&gt;sejenak kerongkongannya  tersekat,... kalian yg selalu kurindukan hadir&lt;br /&gt;didunia ini dengan penuh cinta yg tidak satupun dapat menghargai dengan&lt;br /&gt;apapun. coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaannya&lt;br /&gt;seperti ini. Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah bathin bapak bisa bahagia&lt;br /&gt;meninggalkan ibumu dengan keadaanya sekarang, kalian menginginkan bapak&lt;br /&gt;yg masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain, bagaimana dengan&lt;br /&gt;ibumu yg masih sakit." Sejenak meledaklah tangis anak2 pak suyatno, merekapun melihat butiran2 kecil jatuh dipelupuk mata ibu suyatno..dengan pilu ditatapnya mata suami yg sangat dicintainya itu..&lt;br /&gt;Sampailah akhirnya pak suyatno diundang oleh &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1259082491_6" style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;"&gt;salah satu&lt;/span&gt; stasiun TV swasta&lt;br /&gt;untuk menjadi&lt;span class="EC_Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt; nara&lt;span class="EC_Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;sumber dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada pak&lt;br /&gt;suyatno kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat Istrinya  yg sudah&lt;br /&gt;tidak bisa apa2..disaat itulah meledak tangis beliau dengan tamu yg hadir di studio kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan haru&lt;br /&gt;disitulah pak Suyatno bercerita.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-family: Estrangelo Edessa; font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Estrangelo Edessa'; font-size: 14pt;"&gt;"Jika manusia di dunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi tidak mau memberi ( memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian )&lt;br /&gt;adalah kesia-siaan. &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1259082491_7"&gt;Saya&lt;/span&gt; memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya,&lt;br /&gt;dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat saya, mencintai saya&lt;br /&gt;dengan hati dan bathinnya bukan dengan mata, dan dia memberi saya 4 orang&lt;br /&gt;anak yg lucu2..&lt;br /&gt;Sekarang dia sakit karena berkorban untuk cinta kita bersama..dan itu merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa adanya. sehatpun belum tentu saya mencari  penggantinya apalagi dia sakit,,,"&lt;span class="EC_Apple-converted-space"&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445783030296352944-85378387324098648?l=spirit-motivation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/feeds/85378387324098648/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/11/based-on-true-storyteladan-buat-para.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/85378387324098648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/85378387324098648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/11/based-on-true-storyteladan-buat-para.html' title='Based on True Story..Teladan Buat Para Cowok'/><author><name>mii</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445783030296352944.post-2859002961691508586</id><published>2009-11-24T09:02:00.001-08:00</published><updated>2010-05-05T09:21:05.541-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Permintaan Pada Tuhan'/><title type='text'>Permintaan Pada Tuhan</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: #0000bf; font-family: verdana,helvetica,sans-serif;"&gt;Aku meminta pada Tuhan&amp;nbsp; untuk menyingkirkan penderitaanku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: #0000bf; font-family: verdana,helvetica,sans-serif;"&gt;Tuhan menjawab, “ Tidak”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: #0000bf; font-family: verdana,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="yshortcuts" id="lw_1259082070_0" style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;"&gt;Itu&lt;/span&gt; bukan untuk Kusingkirkan, tetapi agar kau mengalahkannya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: #0000bf; font-family: verdana,helvetica,sans-serif;"&gt;Aku meminta kepada Tuhan untuk menghadiahkanku kesabaran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: #0000bf; font-family: verdana,helvetica,sans-serif;"&gt;Tuhan menjawab, “Tidak”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: #0000bf; font-family: verdana,helvetica,sans-serif;"&gt;Kesabaran adalah hasil dari kesulitan; tidak dihadiahkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: #0000bf; font-family: verdana,helvetica,sans-serif;"&gt;Aku meminta kepada Tuhan untuk memberiku kebahagiaan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: #0000bf; font-family: verdana,helvetica,sans-serif;"&gt;Tuhan menjawab, “Tidak”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: #0000bf; font-family: verdana,helvetica,sans-serif;"&gt;Aku memberimu berkat, Kebahagiaan tergantung kepadamu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: #0000bf; font-family: verdana,helvetica,sans-serif;"&gt;Aku meminta kepada Tuhan untuk menjauhkan penderitaan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: #0000bf; font-family: verdana,helvetica,sans-serif;"&gt;Tuhan menjawab, “Tidak”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: #0000bf; font-family: verdana,helvetica,sans-serif;"&gt;Penderitaanmu menjauhkanmu dari perhatian dunia dan membawamu mendekat padaKu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: #0000bf; font-family: verdana,helvetica,sans-serif;"&gt;Aku meminta kepada Tuhan untuk menumbuhkan rohku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: #0000bf; font-family: verdana,helvetica,sans-serif;"&gt;Tuhan memjawab, “Tidak”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: #0000bf; font-family: verdana,helvetica,sans-serif;"&gt;Kau harus menumbuhkannya sendiri , tetapi&amp;nbsp; Aku akan memangkas untuk membuatmu berbuah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: #0000bf; font-family: verdana,helvetica,sans-serif;"&gt;Aku meminta kepada Tuhan segala hal sehingga aku dapat&amp;nbsp; menikmati hidup.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: #0000bf; font-family: verdana,helvetica,sans-serif;"&gt;Tuhan menjawab, “Tidak”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: #0000bf; font-family: verdana,helvetica,sans-serif;"&gt;Aku akan memberimu hidup, sehingga kau dapat menikmati segala hal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: #0000bf; font-family: verdana,helvetica,sans-serif;"&gt;Aku meminta kepada Tuhan membantuku mengasihi orang lain, seperti Ia mengasihiku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: #0000bf; font-family: verdana,helvetica,sans-serif;"&gt;Tuhan menjawab, Ahhh, akhirnya kamu mengerti.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: #0000bf; font-family: verdana,helvetica,sans-serif;"&gt;HARI INI ADALAH MILIKMU JANGAN SIA-SIAKAN. BAGI DUNIA KAU MUNGKIN HANYALAH SESEORANG, TETAPI BAGI SESEORANG KAU MUNGKIN DUNIANYA.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445783030296352944-2859002961691508586?l=spirit-motivation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/feeds/2859002961691508586/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/11/permintaan-pada-tuhan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/2859002961691508586'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/2859002961691508586'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/11/permintaan-pada-tuhan.html' title='Permintaan Pada Tuhan'/><author><name>mii</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445783030296352944.post-9198937635102856371</id><published>2009-11-18T09:00:00.000-08:00</published><updated>2010-05-05T09:22:08.489-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='The Motivation Breakthrough: 6 Secrets to Turning On the Tuned-Out Child (Paperback)'/><title type='text'>The Motivation Breakthrough: 6 Secrets to Turning On the Tuned-Out Child (Paperback)</title><content type='html'>&lt;h1 class="parseasinTitle" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://www.amazon.com/gp/product/0743289617?ie=UTF8&amp;amp;tag=kid-and-family-20&amp;amp;linkCode=as2&amp;amp;camp=1789&amp;amp;creative=9325&amp;amp;creativeASIN=0743289617"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span id="btAsinTitle"&gt;The Motivation Breakthrough: 6 Secrets to Turning On the Tuned-Out Child&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h1&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.amazon.com/gp/product/0743289617?ie=UTF8&amp;amp;tag=kid-and-family-20&amp;amp;linkCode=as2&amp;amp;camp=1789&amp;amp;creative=9325&amp;amp;creativeASIN=0743289617" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_wbble9K4oXk/SwQls9StiMI/AAAAAAAAAC8/cQCoE-NjKY4/s400/the-motivation-breakthrough-6-secrets-to+turning-on-the-tuned-out-child.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;"Richard Lavoie's work has become a centerpiece in teacher preparation curriculum across the United States. The principles espoused by Lavoie in this book are testimony to what many effective educators have known for a long time: in learning, often the journey is just as important as the destination. This is a must-read for anyone connected with the field of education."-- Michael E. Spagna, Ph.D., professor and executive director, the Center for Teaching and Learning, Michael D. Eisner College of Education, California State University, Northridge &lt;i&gt;--This text refers to the Kindle  edition.&lt;/i&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;For quickly assessing a child's motivational type and finding the targeted ideas for their type, begin in chapter three (at p. 107 in the hardcover edition), then skip to the relevant chapter for the child's type.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;This&lt;a href="http://www.amazon.com/gp/product/0743289617?ie=UTF8&amp;amp;tag=kid-and-family-20&amp;amp;linkCode=as2&amp;amp;camp=1789&amp;amp;creative=9325&amp;amp;creativeASIN=0743289617"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span id="btAsinTitle"&gt; The Motivation Breakthrough: 6 Secrets to Turning On the Tuned-Out Child &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;book is strongly recommended for:&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;-strategies to help your children stay motivated in a new school program.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;-the needs of the learning disabled child, also the professional educator and parent.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;-re-evaluate view of the role of teacher and reassess what dynamic teaching is all about.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;-anyone who deals with a non-compliant student or child, and learn the difference between motivation and behavior modification.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;-all special education teachers.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;-helps us to understand why things might be going wrong in a child's life and proposes solutions that really work.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;See also the DVD of &lt;a href="http://www.toygallery.info/motivation-is-the-key-to-learning.html" id="D#http://www.amazon.com/gp/product/B0012J76MI?ie=UTF8&amp;amp;tag=kid-and-family-20&amp;amp;linkCode=as2&amp;amp;camp=1789&amp;amp;creative=9325&amp;amp;creativeASIN=B0012J76MI" rel="nofollow" target="_blank"&gt;&lt;span id="btAsinTitle"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=4445783030296352944&amp;amp;postID=9198937635102856371" id="D#http://www.amazon.com/gp/product/B0012J76MI?ie=UTF8&amp;amp;tag=kid-and-family-20&amp;amp;linkCode=as2&amp;amp;camp=1789&amp;amp;creative=9325&amp;amp;creativeASIN=B0012J76MI" rel="nofollow" target="_blank"&gt;&lt;span id="btAsinTitle"&gt;Rick Lavoie: Motivation  Breakthrough (2008)&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. This 6 secrets to turning on the tuned-out child DVD&amp;nbsp; is an excellent resource and companion piece to the book by the same name. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445783030296352944-9198937635102856371?l=spirit-motivation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/feeds/9198937635102856371/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/11/motivation-breakthrough-6-secrets-to.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/9198937635102856371'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/9198937635102856371'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/11/motivation-breakthrough-6-secrets-to.html' title='The Motivation Breakthrough: 6 Secrets to Turning On the Tuned-Out Child (Paperback)'/><author><name>mii</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wbble9K4oXk/SwQls9StiMI/AAAAAAAAAC8/cQCoE-NjKY4/s72-c/the-motivation-breakthrough-6-secrets-to+turning-on-the-tuned-out-child.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445783030296352944.post-5487469156359235544</id><published>2009-11-18T08:32:00.000-08:00</published><updated>2010-05-05T09:22:37.387-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Comes Around (Perbuatan Baik Akan Kembali Kepada Kita Lagi)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='What Goes Around'/><title type='text'>What Goes Around, Comes Around (Perbuatan Baik Akan Kembali Kepada Kita Lagi)</title><content type='html'>&amp;nbsp;&lt;i&gt;&lt;span style="color: #007f40; font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;There is only one success - to be able to spend your life in your own way - Christopher Morley&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 1in;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;[Terjemahan bebas oleh Sammy Lee]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The man slowly looked up. This was a woman clearly accustomed to the finer   things of life. Her coat was new. &lt;b&gt;&lt;i&gt;[Dengan perlahan-lahan orang itu   memandang keatas. Tampak olehnya seorang wanita yang pasti biasa hidup mewah.   Mantel bulunya tampak baru.]&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;She looked like she had never missed a meal in her life. His first thought   was that she wanted to make fun of him, like so many others had done before.&lt;b&gt;&lt;i&gt;   [Kelihatan dia seperti seorang yang tidak pernah kelaparan seumur hidupnya.   Sekilas pada benaknya dia terpikir bahwa tentu wanita itu akan mengolok-olok   kepadanya seperti yang sering dilakukan banyak mereka sebelumnya.]&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Leave me alone," he growled... To his amazement,the woman   continued standing. She was smiling – her even white teeth displayed in   dazzling rows. &lt;b&gt;&lt;i&gt;[“Tinggalkan aku sendirian,” gumamnya dengan marah… Tapi   dia merasa heran karena wanita itu tetap berdiri disitu. Dia tersenyum –   sehingga sebaris giginya yang putih rata tampak berkilauan.]&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Are you hungry?" she asked. "No," he answered   sarcastically. "I've just come from dining with the president.. Now go   away." &lt;b&gt;&lt;i&gt;[”Apakah anda lapar?” dia bertanya. &lt;br /&gt;“Tidak,” jawabnya dengan penuh ejekan. ”Saya baru saja selesai makan malam   dengan President USA ... Nah, pergilah kesana.”] &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The woman's smile became even broader. &lt;b&gt;&lt;i&gt;[Senyman dari wanita itu menjadi   lebih lebar.]&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suddenly the man felt a gentle hand under his arm."What are you doing,   lady?" the man asked angrily. "I said to leave me alone..”&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;[Tiba-tiba orang itu merasa tangan yang lemah lembut mencoba mengangkatnya   untuk berdiri. “Nyonya, apa yang kau lakukan?” orang itu bertanya dengan   marah. ”Aku sudah bilang, biarkan aku sendirian.”]&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Just then a policeman came up. "Is there any problem, ma'am?" he   asked.. &lt;b&gt;&lt;i&gt;[Pada saat itu seorang polisi mendekati. “Ada masalah apa,   nyonya?” dia bertanya.. ]&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"No problem here, officer," the woman answered... "I'm just   trying to get this man to his feet. Will you help me?" &lt;b&gt;&lt;i&gt;[Tidak ada   masalah sama sekali, pak,” jawab perempuan itu. “Saya hanya berusaha   mengangkat orang ini berdiri pada kakinya. Bolehkah anda menolong saya?”] &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The officer scratched his head. "That's old Jack. He's been a fixture   around here for a couple of years.. What do you want with him?" &lt;b&gt;&lt;i&gt;[Polisi   itu menggaruk-garuk kepalanya.. “Itu adalah si Jack tua. Dia sudah beberapa   tahun lamanya bergelandangan disini. Anda mau bikin apa kepadanya?”]&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"See that cafeteria over there?" she asked. "I'm going to get   him something to eat and get him out of the cold for awhile." &lt;b&gt;&lt;i&gt;[“Anda   lihat cafeteria itu disana?” dia bertanya. ”Saya mau memberikan makanan   kepadanya dan membawa dia menghindar dari hawa yang dingin ini untuk   sebentar.”] &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Are you crazy, lady?" the homeless man resisted. "I don't   want to go in there!" Then he felt strong hands grab his other arm and   lift him up. &lt;b&gt;&lt;i&gt;[“Apakah anda sudah gila, nyonya?” orang yang gelandangan   itu menolak tanpa bergeming. “Aku tidak mau pergi kesana!” Pada saat itu   merasakan tangan-tangan yang kuat memegang lengannya yang sebelah lagi dan   mengangkat dia berdiri pada kakinya.]&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Let me go, officer. I didn't do anything.." &lt;b&gt;&lt;i&gt;[”Biarkan aku   pergi, pak polisi. Aku tidak berbuat salah apa pun..”]&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"This is a good deal for you, Jack," the officer answered.   "Don't blow it. &lt;b&gt;&lt;i&gt;[“Ini adalah perbuatan baik untukmu, Jack,” jawab   polisi itu. “Jangan sia-siakan itu, kawan.”] &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Finally, and with some difficulty, the woman and the police officer got   Jack into the cafeteria and sat him at a table in a&lt;br /&gt;remote corner. It was the middle of the morning, so most of the breakfast   crowd had already left and the lunch bunch had not yet arrived. &lt;b&gt;&lt;i&gt;[Akhirnya   dan dengan susah payah, wanita dan polisi itu berhasil membawa Jack kedalam   cafetaria dan mendudukkan dia disamping meja yang berada disudut. Hari sudah   mulai larut, jadi kebanyakan orang yang makan pagi sudah pergi dan mereka   langganan untuk makan siang masih belum tiba.]&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The manager strode across the cafeteria and stood by his table. "What's   going on here, officer?" he asked."What is all this, is this man in   trouble?" &lt;b&gt;&lt;i&gt;[Manager cafeteria itu berjalan mendekati dan berdiri   disamping meja itu. ”Ada apa ini, pak polisi?” dia bertanya.. “Apa artinya   ini, apakah orang ini membuat masalah?”]&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"This lady brought this man in here to be fed,"the policeman answered.&lt;b&gt;&lt;i&gt;   [Nyonya ini telah membawa orang ini untuk diberikan makan disini,” jawab   polisi itu. &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Not in here!" the manager replied angrily. "Having a person   like that here is bad for business." &lt;b&gt;&lt;i&gt;[”Tidak ditempat ini!” jawab   manager itu dengan marah. ”Membiarkan orang seperti ini berada disini akan   membawa malapetaka kepada dagang kami.” ]&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Old Jack smiled a toothless grin. "See, lady. I told you so. Now if   you'll let me go. I didn't want to come here in the first place." &lt;b&gt;&lt;i&gt;[Jack   tua tersenyum menyeringai dengan giginya yang ompong. “Kau lihat itu, nyonya.   Saya kan sudah katakan. Nah, sekarang biarkanlah akau bergi. Saya memang dari   semula tidak mau datang kemari.] &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The woman turned to the cafeteria manager and smiled."Sir, are you   familiar with Eddy and Associates,the banking firm down the street?" &lt;b&gt;&lt;i&gt;[Wanita   itu berpaling kepada manager cafeteria itu sambil tersenyum. “Pak, kenalkah   anda kepada Eddy and Associates, perusahaan perbankan yang ada disudut jalan   itu?”] &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Of course I am," the manager answered impatiently. "They hold   their weekly meetings in one of my banquet rooms.." &lt;b&gt;&lt;i&gt;[“Tentu saja   aku kenal mereka, setiap minggu mereka mengadakan pertemuan rutin mereka di   salah satu ruangan pesta VIP ku untuk santap malam.] &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"And do you make a goodly amount of money providing food at these weekly   meetings?" &lt;b&gt;&lt;i&gt;[“Dan anda mendapat keuntungan yang lumayan menyediakan   makanan untuk pertemuan mingguan ini?”]&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"What business is that of yours?" &lt;b&gt;&lt;i&gt;[Apakah urusanmu dengan hal   itu?”]&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“I, sir, am Penelope Eddy, president and CEO of the company." &lt;b&gt;&lt;i&gt;[”Saya,   Pak, adalah Penelope Eddy, President dan CEO dari perusahaan itu.”]&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oh.." &lt;b&gt;&lt;i&gt;[”Oh..”]&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The woman smiled again.. "I thought that might make a difference." &lt;b&gt;&lt;i&gt;[Wanita   itu tersenyum lagi..”Saya memang berpikir bahwa itu mungkin bisa membuat   perubahan dalam sikap anda.”] &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;She glanced at the cop who was busy stifling a laugh."Would you like to   join us in a cup of coffee and a meal, officer?" &lt;b&gt;&lt;i&gt;[Dia melirik   kepada polisi yang sedang berusaha menyembunyikan tertawanya. “Pak polisi,   apakah anda mau ikut serta dengan kami menikmati secangkir kopi dan   sarapan?”] &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"No thanks, ma'am," the officer replied.&lt;br /&gt;"I'm on duty." &lt;b&gt;&lt;i&gt;[“Oh, tidak, terima kasih, nyonya,” jawab   polisi itu. “Saya sedang dalam tugas.”] &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Then, perhaps, a cup of coffee to go?"&lt;br /&gt;"Yes, ma'am.. That would be very nice." &lt;b&gt;&lt;i&gt;[“Nah, kalau begitu,   mungkin secangkir kopi untuk ada bawa pergi?” “Baiklah, nyonya.. Itu sangat   baik, terima kasih.”] &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The cafeteria manager turned on his heel.. "I'll get your coffee for you   right away, officer." &lt;b&gt;&lt;i&gt;[Manager cafeteria itu langsung berbalik dan   berkata..”Saya akan mengambil kopinya untuk anda, pak polisi.”]&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The officer watched him walk away... "You certainly put him in his   place," he said.&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;[Polisi itu memandang manager itu berjalan pergi..” ”Anda sudah menyadarkan   dia akan posisinya dengan baik,” katanya. &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"That was not my intent... Believe it or not, I have a reason for all   this." &lt;b&gt;&lt;i&gt;[Itu bukanlah tujuan saya sebenarnya… Tapi anda percaya   atau tidak saya mempunyai alasan untuk melakukan semua ini.”] &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;She sat down at the table across from her amazed dinner guest. She stared at   him intently. &lt;b&gt;&lt;i&gt;[Dia duduk dipinggir meja diseberang tamunya yang melongo   keheranan. Tamunya itu sekarang menerawang mukanya dengan penuh perhatian.] &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jack, do you remember me?" &lt;b&gt;&lt;i&gt;[”Jack, apakah anda masih ingat   kepada saya?”] &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Old Jack searched her face with his old, rheumy eyes."I think so -- I   mean you do look familiar." &lt;b&gt;&lt;i&gt;[Si Jack tua memandang wajah wanita   itu dengan matanya yang mulai lamur dan berkaca-kaca dengan linangan air   mata. “Saya rasa begitu – maksud saya, wajah anda memang kelihatan saya   kenal.”] &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"I'm a little older perhaps," she said.&lt;br /&gt;"Maybe I've even filled out more than in my&lt;br /&gt;younger days when you worked here, and I came through that very door, cold   and hungry." &lt;b&gt;&lt;i&gt;[“Mungkin aku sekarang kelihatan lebih tua,” dia   berkata. “Mungkin usiaku sudah lebih dari dua kali lipat sejak masa mudaku   ketika engkau bekerja disini, dan aku berjalan masuk melalui pintu, sedang   kedinginan dan lapar.” &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ma'am?" the officer said questioningly. He&lt;br /&gt;couldn't believe that such a magnificently turned out woman could ever have   been hungry.&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;[“Bagaimana, nyonya?” polisi itu bertanya keheranan. Dia tidak bisa percaya   bahwa seorang wanita yang begitu cemerlang tampangnya pernah mengalami   lapar...” &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"I was just out of college," the woman began.&lt;br /&gt;"I had come to the city looking for a job, but I couldn't find anything.   Finally I was down to my last few cents and had been kicked out of my   apartment... I walked the streets for days. It was February and I was&lt;br /&gt;cold and nearly starving. I saw this place and walked in on the off chance   that I could&lt;br /&gt;get something to eat.." &lt;b&gt;&lt;i&gt;[“Saya baru saja tamat dari Perguruan   Tinggi,” wanita itu memulai kisahnya. “Saya sudah datang ke kota ini untuk   mencari pekerjaan, tapi tidak berhasil mendapatkan pekerjaan apa pun.   Akhirnya uangku sisa beberapa sen saja, dan saya telah diusir dari   apartmentku. .. Saya berjalan kesana kemari gelandangan dijalan untuk   beberapa hari. Saat itu bulan Pebruari dan saya sedang sangat kedinginan dan   hampir mati kelaparan. Saya melihat tempat ini dan berjalan masuk dengan   harapan mudah-mudahan bisa memperoleh sesuatu yang dapat kumakan.” &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jack lit up with a smile. "Now I remember," he said. "I was   behind the serving counter. You came up and asked me if you could work for   something to eat. I said that it was against company policy." &lt;b&gt;&lt;i&gt;[Si   Jack mulai tersenyum wajahnya. “Sekarang saya ingat,” dia berkata. “Saya   waktu itu berdiri dibalik meja sana sedang melayani langganan. Anda mendekati   saya dan bertanya kalau anda bisa melakukan apa saja dengan upah sesuatu   untuk dimakan. Saya berkata bahwa itu adalah melawan peraturan dari   perusahaan ini.] &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"I know," the woman continued. "Then you made me the biggest   roast beef sandwich that I had ever seen, gave me a cup of coffee, and told   me to go over to a corner table and enjoy it. I was afraid that you would get   into trouble. Then, when I looked over and saw you put the price of my food   in the cash register, I knew then that everything&lt;br /&gt;would be all right..." &lt;b&gt;&lt;i&gt;[“Saya tahu,” wanita itu melanjutkan.   “Kemudian anda membuatkan saya sandwich roast beef yang paling besar yang   pernah saya lihat seumur hidup, dan memberikan saya secangkir kopi, dan   menyuruh saya untuk pergi duduk disatu sudut cafeteria ini dan menikmatinya.   Saya takut waktu itu anda akan mengalami kesusahan karena saya. Kemudian saya   melihat anda memasukkan uang dan mencetak harga makanan saya itu di mesin   hitung, dan saya tahu bahwa semuanya beres.] &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"So you started your own business?" Old Jack&lt;br /&gt;said.&lt;b&gt;&lt;i&gt; [Jadi anda memulaikan perusahaan anda sendiri?” kata si Jack   tua.. ] &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"I got a job that very afternoon. I worked my way up.&lt;b&gt;&lt;i&gt; [Saya   mendapat pekerjaan pada sore hari itu juga. Saya mulai bekerja dari bawah dan   makin meningkat.] &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eventually I started my own business that, with the help of God,   prospered.." She opened her purse and pulled out a business card.&lt;b&gt;&lt;i&gt;   [Akhirnya saya mulaikan perusahaan saya sendiri, dan dengan pertolongan   Tuhan, saya berhasil..” Dia membuka tasnya dan mengeluarkan sebuah kartu   nama.] &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"When you are finished here, I want you to pay a visit to a Mr.Lyons.   He's the personnel director of my company.&lt;br /&gt;I'll go talk to him now and I'm certain&lt;br /&gt;he'll find something for you to do around the office." &lt;b&gt;&lt;i&gt;[“Sehabis   anda makan, saya mau anda pergi menemui Mr.Lyons. Dia adalah direktur   personil dari perusahaan saya. Saya akan berbicara dengan dia sekarang, dan   saya merasa pasti bahwa dia akan menemukan suatu pekerjaan yang anda dapa   lakukan dikantor.”] &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;She smiled. "I think he might even find the funds to give you a little   advance so that you can buy some clothes and get a place to live until you   get on your feet. If you ever need anything, my door is always open to   you." &lt;b&gt;&lt;i&gt;[Dia tersenyum. “Saya pikir dia juga akan memberikan kepada   anda sedikit uang panjar supaya anda bisa membeli pakaian dan mendapat tempat   tinggal sampai anda bisa mandiri. Kalau anda memerlukan apa saja dikemudian   hari, pintu rumah saya selalu terbuka bagi anda. &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There were tears in the old man's eyes. "How can I ever thank you?"   he asked. &lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;[Air mata berlinang-linang diwajah orang tua itu. ”Bagaimana saya akan bisa   berterima kasih secukupnya kepada anda?” dia bertanya.]&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Don't thank me," the woman answered.&lt;br /&gt;"To God goes the glory. He led me to you."&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;[“Jangan berterima kasih kepadaku,” jawab wanita itu. “Bagi Allah segala   kemuliaan. Dialah yang telah menuntun saya kepada anda,”] &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Outside the cafeteria, the officer and the woman paused at the entrance   before going their separate ways.."Thank you for your help   officer," she said. &lt;b&gt;&lt;i&gt;[Diluar cafeteria itu, polisi dan wanita itu   berdiri sekejap didepan pintu sebelum mereka berpisah…” Terima kasih untuk   pertolongan anda, pak polisi” dia berkata.] &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"On the contrary, Ms. Eddy," he answered.&lt;br /&gt;"Thank you. I saw a miracle today, something that I will never forget,   And thank you for&lt;br /&gt;the coffee." &lt;b&gt;&lt;i&gt;[“ Sebaliknya , Ny .. Eddy,” dia menjawab. “Terima   kasih kepada anda. Saya menyaksikan sebuah mujizat hari ini, sesuatu yang   saya tidak akan pernah melupakannya seumur hidup.. Dan terima kasih untuk   kopi itu.]&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Have a Wonderful Day. May God Bless You always and don't forget that when you   "cast your bread upon the waters," you never know how it will be   returned to you. God is so big He can cover the whole world with his&lt;br /&gt;Love and so small He can curl up inside your heart.. &lt;b&gt;&lt;i&gt;[Semoga anda   menghadapi hari yang gemilang. Kiranya Tuhan memberkati anda selalu dan   jangan pernah lupa bahwa kalau anda “menaburkan roti anda diatas air,” anda   tidak tahu bagaimana itu akan kembali kepada anda kemudian. Tuhan itu begitu   besar sehingga dia dapat menutupi seluruh bumi ini dengan kasihNya, dan   sebaliknya Dia begitu kecil sehingga bisa masuk dan bersemayam didalam   hatimu.]&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When God leads you to the edge of the cliff, trust Him fully and let go. Only   1 of 2 things will happen, either He'll catch you&lt;br /&gt;when you fall, or He'll teach you how to fly! &lt;b&gt;&lt;i&gt;[Apabila Tuhan Allah   membimbing anda kesebuah tebing jurang, bergantunglah sepenuhnya kepadaNya   dan jangan menahankan apa pun juga. Hanya ada dua hal yang akan terjadi,   kalau Dia tidak menangkap anda, maka Dia akan mengajar anda bagaimana untuk   terbang!]&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The power of one sentence! God is going to shift things around for you today   and let things work in your favor. If you believe, send it. If you don't   believe, delete it.&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;[ Ada kuasa didalam satu kalimat! Tuhan akan mengatur semua perkara bagi anda   hari ini dan membiarkan segala sesuatunya bekerja untuk kebaikan anda.. Kalau   anda percaya akan hal ini. Kirimkanlah ini cerita ini kepada orang lain.   Kalau anda tidak percaya, silahkan didelete saja. Ngak usah repot!]&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;God closes doors no man can open &amp;amp; God opens doors no man can close..If   you need God to open some doors for you...send this on.&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;[Tuhan menutup pintu yang tidak bisa sibuka oleh siapapun, dan Tuhan   membukakan pintu yang tidak bisa ditutup oleh siapapun… Kalau anda memerlukan   Tuhan untuk membuka pintu-pintu bagimu…kirimkanlah ini kepada orang lain..]&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Have a blessed day and remember to be a blessing.... &lt;b&gt;&lt;i&gt;[Kiranya anda   menjalani satu hari yang penuh berkat dan ingatlah untuk menjadi saluran   berkat bagi orang lain…]&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"The Task Ahead of Me is Never as Great as the Power Behind Me!!" &lt;b&gt;&lt;i&gt;[“Tugas   yang ada didepan kita tidak akan pernah sama besarnya dengan kuasa yang ada   dibelakang kita!!—Author Unknown.]&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[There is no such word as “impossible” in God’s dictionary. –Ed..., Sammy Lee   &lt;b&gt;&lt;i&gt;(Didalam kamus Tuhan Allah tidak ada kata “mustahil”.—Red., SL.)]&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445783030296352944-5487469156359235544?l=spirit-motivation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/feeds/5487469156359235544/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/11/what-goes-around-comes-around-perbuatan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/5487469156359235544'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/5487469156359235544'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/11/what-goes-around-comes-around-perbuatan.html' title='What Goes Around, Comes Around (Perbuatan Baik Akan Kembali Kepada Kita Lagi)'/><author><name>mii</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445783030296352944.post-799612279804949451</id><published>2009-11-05T21:34:00.000-08:00</published><updated>2010-05-05T09:23:56.737-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Komitmen: Kata Menjadi Perbuatan'/><title type='text'>Komitmen: Kata Menjadi Perbuatan</title><content type='html'>&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;Kulitnya hitam. Wajahnya jelek.  Usianya tua. Waktu pertama kali masuk ke rumah wanita itu, hampir saja ia  percaya kalau ia berada di rumah hantu.&lt;br /&gt;Lelaki kaya dan tampan itu  sejenak ragu kembali. Sanggupkah ia menjalani keputusannya? Tapi ia segera  kembali pada tekadnya.&lt;br /&gt;Ia sudah memutuskan untuk menikahi dan mencintai  perempuan itu. Apapun resikonya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;Suatu saat perempuan itu berkata  padanya, Ini emas-emasku yang sudah lama ku tabung, pakailah ini untuk mencari  wanita idamanmu, aku hanya membutuhkan status bahwa aku pernah menikah dan  menjadi seorang istri.&lt;br /&gt;Tapi lelaki itu malah menjawab, Aku sudah memutuskan  untuk mencintaimu. Aku takkan menikah lagi.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;Semua orang terheran-heran.  Keluarga itu tetap utuh sepanjang hidup mereka. Bahkan mereka dikaruniai  anak-anak dengan kecantikan dan ketampanan yang &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1257485446_0" style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;"&gt;luar  biasa&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Bertahun-tahun kemudian orang-orang menanyakan rahasia ini  padanya.&lt;br /&gt;Lelaki itu menjawab enteng, Aku memutuskan untuk mencintainya.  Aku berusaha melakukan yang terbaik. Tapi perempuan itu melakukan semua kebaikan  yang bisa ia lakukan untukku. Sampai aku bahkan tak pernah merasakan kulit hitam  dan wajah jeleknya dalam kesadaranku. Yang kurasakan adalah kenyamanan jiwa yang  melupakan aku pada fisik.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;Begitulah cinta ketika ia terurai  jadi laku.&lt;br /&gt;Ukuran integritas cinta adalah ketika ia bersemi dalam hati  terkembang dalam kata terurai dalam laku.&lt;br /&gt;Kalau hanya berhenti dalam  hati, itu cinta yang lemah dan tidak berdaya.&lt;br /&gt;Kalau hanya berhenti  dalam kata, itu cinta yang disertai dengan kepalsuan dan tidak  nyata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau cinta sudah terurai jadi laku, cinta itu sempurna  seperti pohon; akarnya terhunjam dalam hati, batangnya tegak dalam kata, buahnya  menjumbai dalam laku.&lt;br /&gt;Persis seperti iman, terpatri dalam hati, terucap  dalam lisan, dan dibuktikan oleh amal.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;Semakin dalam kita merenungi makna  cinta, semakin kita temukan fakta besar ini, bahwa cinta hanya kuat ketika ia  datang dari pribadi yang kuat, bahwa integritas cinta hanya mungkin lahir dari  pribadi yang juga punya integritas. Karena cinta adalah keinginan baik kepada  orang yang kita cintai yang harus menampak setiap saat sepanjang  kebersamaan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;Rahasia dari sebuah hubungan yang  sukses bertahan dalam waktu lama adalah pembuktian cinta terus  menerus.&lt;br /&gt;Yang dilakukan para pecinta sejati disini adalah memberi tanpa  henti. Hubungan bertahan lama bukan karena perasaan cinta yang bersemi di dalam  hati, tapi karena kebaikan tiada henti yang dilahirkan oleh perasaan cinta  itu.&lt;br /&gt;Seperti lelaki itu, yang terus membahagiakan istrinya, begitu ia  memutuskan untuk mencintainya.&lt;br /&gt;Dan istrinya, yang terus menerus  melahirkan kebajikan dari cinta tanpa henti.&lt;br /&gt;Cinta yang tidak terurai  jadi laku adalah jawaban atas angka-angka perceraian yang semakin menganga lebar  dalam masyarakat kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mudah memang menemukan cinta yang ini.  Tapi harus begitulah cinta, seperti kata Imam Syafii,&lt;br /&gt;Kalau sudah pasti ada  cinta di sisimu, semua kan jadi enteng&lt;br /&gt;Dan semua yang ada di atas tanah,  hanyalah tanah jua.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445783030296352944-799612279804949451?l=spirit-motivation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/feeds/799612279804949451/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/11/komitmen-kata-menjadi-perbuatan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/799612279804949451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/799612279804949451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/11/komitmen-kata-menjadi-perbuatan.html' title='Komitmen: Kata Menjadi Perbuatan'/><author><name>mii</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445783030296352944.post-4584294827593267980</id><published>2009-10-27T01:27:00.001-07:00</published><updated>2010-05-05T09:26:18.078-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Botol Acar Sang Ayah'/><title type='text'>Botol Acar Sang Ayah</title><content type='html'>&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;Setahuku, botol  acar besar itu selalu ada di lantai di samping lemari di kamar  orangtuaku.&lt;br /&gt;Sebelum tidur, Ayah selalu mengosongkan kantong celananya  lalu memasukkan semua uang recehnya ke dalam botol itu.&lt;br /&gt;Sebagai anak kecil,  aku senang mendengar gemerincing koin yang dijatuhkan ke dalam botol  itu.&lt;br /&gt;Bunyi gemericingnya nyaring jika botol itu baru terisi sedikit.  Nada gemerincingnya menjadi rendah ketika isinya semakin penuh.&lt;br /&gt;Aku  suka jongkok di lantai di depan botol itu, mengagumi keping-keping perak dan  tembaga yang berkilauan seperti &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1256631882_0" style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;"&gt;harta karun&lt;/span&gt; bajak laut ketika sinar matahari  menembus jendela &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1256631882_1" style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;"&gt;kamar tidur&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;Jika isinya sudah  penuh, Ayah menuangkan koin-koin itu ke meja dapur, menghitung jumlahnya  sebelumnya membawanya ke bank.&lt;br /&gt;Membawa keping-keping koin itu ke bank  selalu merupakan peristiwa besar.&lt;br /&gt;Koin-koin itu ditata rapi di dalam  kotak kardus dan diletakkan di antara aku dan Ayah di truk  tuanya.&lt;br /&gt;Setiap kali kami pergi ke bank, Ayah memandangku dengan penuh  harap. "Karena koin-koin ini kau tidak perlu kerja di pabrik tekstil. Nasibmu  akan lebih baik daripada&lt;br /&gt;nasibku. Kota tua dan pabrik tekstil disini takkan  bisa menahanmu."&lt;br /&gt;Setiap kali menyorongkan kotak kardus berisi koin &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1256631882_2"&gt;itu&lt;/span&gt; ke  kasir bank, Ayah selalu tersenyum bangga. "Ini uang kuliah putraku. Dia takkan  bekerja di pabrik tekstil seumur hidup seperti aku.".&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;Pulang dari bank,  kami selalu merayakan peristiwa itu dengan membeli es krim.&lt;br /&gt;Aku selalu  memilih es krim cokelat. Ayah selalu memilih yang vanila.&lt;br /&gt;Setelah  menerima kembalian dari penjual es krim, Ayah selalu menunjukkan beberapa keping  koin kembalian itu kepadaku. "Sampai di rumah, kita isi botol itu  lagi."&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;Ayah selalu  menyuruhku memasukkan koin-koin pertama ke dalam botol yang masih  kosong.&lt;br /&gt;Ketika koin-koin itu jatuh bergemerincing nyaring, kami saling  berpandangan sambil tersenyum. "Kau akan bisa kuliah berkat koin satu penny,  nickle, dime, dan quarter," katanya. "Kau pasti bisa kuliah. ayah  jamin."&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;Tahun demi tahun  berlalu. Aku akhirnya memang berhasil kuliah dan lulus dari universitas dan  mendapat pekerjaan di kota lain.&lt;br /&gt;Pernah, waktu mengunjungi orangtuaku,  aku menelepon dari telepon di kamar tidur mereka. Kulihat botol acar itu tak ada  lagi. Botol acar itu sudah menyelesaikan tugasnya dan sudah di pindahkan entah  ke mana.&lt;br /&gt;Leherku serasa tercekat ketika mataku memandang lantai di samping  lemari tempat botol acar itu biasa di letakkan.&lt;br /&gt;Ayahku bukan orang yang  banyak bicara, dia tidak pernah menceramahi aku tentang pentingnya tekad yang  kuat, ketekunan, dan keyakinan.&lt;br /&gt;Bagiku, botol acar itu telah mengajarkan  nilai-nilai itu dengan lebih nyata daripada kata-kata indah.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;Setelah menikah,  kuceritakan kepada Susan, istriku, betapa pentingnya peran botol acar yang  tampaknya sepele itu dalam hidupku.&lt;br /&gt;Bagiku, botol acar itu melambangkan  betapa besarnya cinta Ayah padaku.&lt;br /&gt;Dalam keadaan keuangan sesulit apa  pun, setiap malam Ayah selalu mengisi botol acar itu dengan  koin.&lt;br /&gt;Bahkan di musim panas ketika ayah diberhentikan dari pabrik  tekstil dan Ibu terpaksa hanya menyajikan buncis kalengan selama  berminggu-minggu, satu keping pun tak pernah di ambil dari botol acar  itu.&lt;br /&gt;Sebaliknya, sambil memandangku dari seberang meja dan menyiram  buncis itu dengan saus agar ada rasanya sedikit, Ayah semakin meneguhkan  tekadnya untuk mencarikan jalan keluar bagiku. "Kalau kau sudah tamat kuliah,"  katanya dengan mata berkilat-kilat, "kau tak perlu makan buncis kecuali jika kau  memang mau."&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;Liburan Natal  pertama setelah lahirnya putri kami Jessica, kami habiskan di rumah  orangtuaku.&lt;br /&gt;Setelah makan malam, Ayah dan Ibu duduk berdampingan di  sofa, bergantian memandangku cucu pertama mereka.&lt;br /&gt;Jessica menangis lirih.  Kemudian Susan mengambilnya dari pelukan Ayah.&lt;br /&gt;"Mungkin popoknya basah," kata  Susan, lalu di bawanya Jessica ke kamar tidur orangtuaku untuk di ganti  popoknya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;Susan kembali ke  ruang keluarga denga mata berkaca-kaca.&lt;br /&gt;Dia meletakkan Jessica ke  pangkuan Ayah, lalu menggandeng tanganku dan tanpa berkata apa-apa mengajakku ke  kamar.&lt;br /&gt;"Lihat," katanya lembut, matanya memandang lantai di samping  lemari.&lt;br /&gt;Aku terkejut.&lt;br /&gt;Di lantai, seakan tidak pernah di  singkirkan, berdiri botol acar yang sudah tua itu. Di dalamnya ada beberapa  keping koin.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;Aku mendekati  botol itu, merogoh saku celanaku, dan mengeluarkan segenggam  koin.&lt;br /&gt;Dengan perasaan haru, kumasukkan koin-koin itu kedalam  botol.&lt;br /&gt;Aku mengangkat kepala dan melihat Ayah. Dia menggendong Jessica  dan tanpa suara telah masuk ke kamar.&lt;br /&gt;Kami berpandangan.&lt;br /&gt;Aku  tahu, Ayah juga merasakan keharuan yang sama.&lt;br /&gt;Kami tak kuasa  berkata-kata..&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;(Author  Unknown)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445783030296352944-4584294827593267980?l=spirit-motivation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/feeds/4584294827593267980/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/10/botol-acar-sang-ayah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/4584294827593267980'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/4584294827593267980'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/10/botol-acar-sang-ayah.html' title='Botol Acar Sang Ayah'/><author><name>mii</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445783030296352944.post-836004292055870397</id><published>2009-10-27T01:02:00.001-07:00</published><updated>2010-05-05T09:27:08.903-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Cinta Jenderal Cagular'/><title type='text'>Kisah Cinta Jenderal Cagular</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Pada jaman dahulu hiduplah dua orang jendral perang besar, Cyrus dan Cagular. Cyrus adalah raja Persia yang terkenal. Sedangkan Cagular adalah kepala suku yang terus-menerus melakukan perlawanan terhadap serbuan pasukan Cyrus.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Pasukan Cagular mampu merobek-robek kekuatan tentara Persia sehingga membuat berang Cyrus karena ambisinya untuk menguasai perbatasan daerah selatan menjadi gagal. Akhirnya, Cyrus mengumpulkan seluruh kekuatan pasukannya, mengepung daerah kekuasaan Cagular dan berhasil menangkap Cagular beserta keluarganya. Mereka lalu dibawa ke ibu kota kerajaan Persia untuk diadili dan dijatuhi hukuman.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Pada hari pengadilan, Cagular dan istrinya dibawa ke sebuah ruangan pengadilan. Kepala suku itu berdiri menghadapi singgasana tempat Cyrus duduk dengan perkasanya. Cyrus tampak terkesan dengan Cagular. Ia tentu telah mendengar banyak tentang kegigihan Cagular.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;"Apa yang akan kau lakukan bila aku menyelamatkan hidupmu?" tanya sang kaisar. "Yang mulia," jawab Cagular, "Bila Yang Mulia menyelamatkan hidup hamba, hamba akan kembali pulang dan tunduk patuh pada Yang Mulia sepanjang&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;umur hamba."&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;"Apa yang akan kau lakukan bila aku menyelamatkan hidup istrimu?" tanya Cyrus lagi. "Yang mulia, bila Yang Mulia menyelamatkan hidup istri hamba, hamba bersedia mati untuk Yang Mulia," jawab Cagular.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Cyrus amat terkesan dengan jawaban dari Cagular. &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1256630499_20" style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;"&gt;Lalu&lt;/span&gt; ia membebaskan Cagular dan istrinya. Bahkan ia mengangkat Cagular menjadi gubernur yang memerintah di propinsi sebelah selatan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Pada perjalanan pulang, Cagular dengan penuh antusias bertanya pada istrinya, "Istriku, tidakkah kau lihat pintu gerbang kerajaan tadi? Tidakkah kau lihat koridor ruang pengadilan tadi? Tidakkah kau lihat kursi singgasana tadi? &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1256630499_21"&gt;Itu&lt;/span&gt; semuanya terbuat dari emas murni!"&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Istri Cagular terkejut mendengar pertanyaan suaminya, tetapi ia menyatakan, "Aku benar-benar tidak memperhatikan semua itu." "Oh begitu!" tanya Cagular terheran-heran, "Lalu apa yang kau lihat tadi?" Istri Cagular menatap mata suaminya dalam-dalam. Lalu ia berkata, "Aku hanya melihat wajah seorang pria yang mengatakan bahwa ia bersedia mati demi hidupku."&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Apakah anda tahu demi apa anda mati? Demi kekasih anda? Rumah? &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1256630499_22" style="-moz-background-inline-policy: continuous; background: none repeat scroll 0% 0% transparent; border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;"&gt;Negara&lt;/span&gt;? Keyakinan? Kebebasan? Cinta? Tentukan demi apa anda bersedia untuk mati, dan anda pun akan menemukan demi apa anda hidup. Hiduplah demi sesuatu yang anda bersedia untuk berkorban, bahkan mati pun rela, maka anda akan hidup dengan penuh. Anda pun akan menemukan bagaimana anda bisa berbahagia. (Steve Goodier)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445783030296352944-836004292055870397?l=spirit-motivation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/feeds/836004292055870397/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/10/kisah-cinta-jenderal-cagular.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/836004292055870397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/836004292055870397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/10/kisah-cinta-jenderal-cagular.html' title='Kisah Cinta Jenderal Cagular'/><author><name>mii</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445783030296352944.post-4016092851195877809</id><published>2009-10-15T02:07:00.000-07:00</published><updated>2010-05-05T09:28:47.725-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mengucap syukur'/><title type='text'>Mengucap Syukur</title><content type='html'>&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;Ada seorang gadis buta yang  membenci dirinya sendiri karena kebutaannya itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt; Tidak hanya terhadap  dirinya sendiri, tetapi dia juga membenci semua orang kecuali  kekasihnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt; Kekasihnya selalu ada disampingnya untuk menemani dan  menghiburnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt; Dia berkata akan menikahi kekasihnya hanya jika dia bisa  melihat dunia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt; &lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;Suatu hari, ada seseorang yang  mendonorkan sepasang mata kepadanya sehingga dia bisa melihat semua hal,  termasuk kekasihnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt; Kekasihnya bertanya, "Sekarang kamu bisa melihat  dunia. Apakah kamu mau menikah denganku?"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt; Gadis itu terguncang saat melihat  bahwa kekasihnya ternyata buta. Dia menolak untuk menikah dengannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt; &lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;Kekasihnya pergi dengan air mata  mengalir, dan kemudian menulis sepucuk surat singkat kepada gadis itu,  "Sayangku, tolong jaga baik-baik mata saya."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt; &lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;* * * * *&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt; &lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;Kisah di atas memperlihatkan  bagaimana pikiran manusia berubah saat status dalam hidupnya  berubah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt; Hanya sedikit orang yang ingat bagaimana keadaan hidup  sebelumnya dan lebih sedikit lagi yang ingat terhadap siapa harus berterima  kasih karena telah menyertai dan menopang bahkan di saat yang paling  menyakitkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt; &lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;Hidup adalah anugerah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt; &lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;Hari ini sebelum engkau berpikir  untuk mengucapkan kata-kata kasar - Ingatlah akan seseorang yang tidak bisa  berbicara.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt; Sebelum engkau mengeluh mengenai cita rasa makananmu - Ingatlah  akan seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt; Sebelum engkau mengeluh  tentang suami atau isterimu - Ingatlah akan seseorang yang menangis kepada Tuhan  meminta pasangan hidup.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt; &lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;Hari ini sebelum engkau mengeluh  tentang hidupmu - Ingatlah akan seseorang yang begitu cepat pergi ke  surga.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt; Sebelum engkau mengeluh tentang anak-anakmu - Ingatlah akan seseorang  yang begitu mengaharapkan kehadiran seorang anak, tetapi tidak  mendapatnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt; Sebelum engkau bertengkar karena rumahmu yang kotor, dan tidak  ada yang membersihkan atau menyapu lantai - Ingatlah akan orang gelandangan yang  tinggal di jalanan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt; Sebelum merengek karena harus menyopir terlalu jauh -  Ingatlah akan sesorang yang harus berjalan kaki untuk menempuh jarak yang  sama.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt; &lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;Dan ketika engkau lelah dan  mengeluh tentang pekerjaanmu - Ingatlah akan para penganguran, orang cacat dan  mereka yang menginginkan pekerjaanmu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt; Sebelum engkau menuding atau  menyalahkan orang lain - Ingatlah bahwa tidak ada seorang pun yang tidak berdosa  dan kita harus menghadap pengadilan Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt; Dan ketika beban hidup tampaknya  akan menjatuhkanmu - Pasanglah senyuman di wajahmu dan berterima kasihlah pada  Tuhan karena engkau masih hidup dan ada di dunia ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt; &lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;Hidup adalah anugerah, jalanilah,  nikmatilah, rayakan dan isilah itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt; &lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;NIKMATILAH SETIAP SAAT DALAM  HIDUPMU, KARENA MUNGKIN ITU TIDAK AKAN TERULANG LAGI!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt; &lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;(Author  Unknown)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: 'arial'; font-size: 9pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;span style="font-family: 'arial';"&gt; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445783030296352944-4016092851195877809?l=spirit-motivation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/feeds/4016092851195877809/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/10/mengucap-syukur.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/4016092851195877809'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/4016092851195877809'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/10/mengucap-syukur.html' title='Mengucap Syukur'/><author><name>mii</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445783030296352944.post-4006155598306630281</id><published>2009-10-15T02:06:00.000-07:00</published><updated>2010-05-05T09:29:35.165-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dua Bata Jelek'/><title type='text'>Dua Bata Jelek</title><content type='html'>&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pada  beberapa waktu yang lalu saya bertemu dengan seorang kawan yang baru menikah 1  tahun… mereka adalah pasangan yang sudah cukup lama menjalin hubungan sebelum  memutuskan untuk menikah...(maklum.. mereka sudah pacaran mulai  kuliah..).&lt;br /&gt;Akan tetapi pada saat itu kawan tersebut bercerita bahwa dia  mengalami masalah rumah tangga yang cukup berat, bahkan dia berencana untuk  menceraikan istri yang baru dinikahi tersebut...&lt;br /&gt;Kemudian saya meminta  dia untuk menceritakan apa ”masalah berat” yang mengancam rumah tangganya  tersebut.&lt;br /&gt;Ternyata yang menjadi masalah adalah cuma karena salah  pengertian saja... sang istri belum memahami apa kemauan dari sang suami...&lt;br /&gt;Saya  lalu teringat sebuah kisah yang pernah saya baca beberapa tahun yang lalu dan  mungkin bisa bermanfaat bagi kawan tersebut..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ini tentang seorang fisikawan  yang memutuskan untuk menjadi biksu.&lt;br /&gt;Seperti yang kita ketahui, tidak  ada biksu yang kaya... mereka terbiasa hidup apa adanya..(padahal kalau saja dia  mau melanjutkan hidup sebagai fisikawan pastilah dia sudah kaya raya  sekarang...)&lt;br /&gt;Pada suatu ketika para biksu tersebut ingin membangun  sebuah wihara untuk mereka beribadah.&lt;br /&gt;Akan tetapi setelah mereka  sanggup membeli tanah untuk wihara, mereka jatuh bangkrut. Mereka terjerat  hutang.&lt;br /&gt;Tidak ada bangunan diatas tanah itu, bahkan sebuah gubuk pun  tidak ada.&lt;br /&gt;Pada minggu – minggu pertama, mereka tidur diatas pintu –  pintu tua yang mereka beli murah dari pasar loak.&lt;br /&gt;Mereka mengganjal  pintu – pintu itu dengan batu bata disetiap sudut untuk meninggikannya dari  tanah (tidak ada matras – tentu saja, mereka adalah petapa  hutan).&lt;br /&gt;Mereka hanyalah biksu – biksu miskin yang memerlukan sebuah  bangunan. Mereka tidak mampu membayar tukang (bahan – &lt;span id="lw_1255597524_0" style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;"&gt;bahan bangunan&lt;/span&gt; saja sudah  cukup mahal).&lt;br /&gt;Jadi fisikawan tersebut harus belajar cara bertukang :  bagaimana menyiapkan pondasi, menyemen, dan memasang batu bata, mendirikan atap,  memasang pipa – pipa (pokoknya semuanya...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia adalah seorang mantan fisikawan  dan guru SMA sebelum menjadi biksu, tidak terbiasa bekerja  kasar.&lt;br /&gt;Setelah beberapa tahun dia menjadi cukup terampil bertukang.  Tetapi pada saat memulai, ternyata bertukang itu sangatlah  sulit.&lt;br /&gt;Kelihatannya gampang, membuat tembok dengan batu bata : tinggal  tuangkan seonggok semen, sedikit ketok sana, sedikit ketok sini.&lt;br /&gt;Ketika  dia mulai memasang batu bata, dia ketok satu sisi untuk meratakannya, tapi sisi  lainnya malah jadi naik.&lt;br /&gt;Lalu dia ratakan sisi yang naik itu, batu  batanya jadi melenceng. Setelah diratakan kembali, sisi yang pertama malah  terangkat lagi !!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang biksu, dia memiliki  kesabaran dan waktu sebanyak yang dia butuhkan.&lt;br /&gt;Dia pastikan setiap  batu bata terpasang dengan sempurna, tak peduli berapa lama  jadinya.&lt;br /&gt;Akhirnya dia berhasil menyelesaikan tembok batu batanya yang  pertama dan berdiri dibaliknya untuk mengagumi hasil karyanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itulah dia melihatnya... Oh  tidak... dia telah keliru menyusun dua buah batu bata.&lt;br /&gt;Semua batu bata  yang lain sudah lurus, tetapi dua batu bata tersebut tampak miring. Mereka  terlihat jelek sekali. Mereka merusak keseluruhan  tembok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu semen sudah terlanjur keras untuk mencabut  dua batu bata itu, jadi biksu itu bertanya kepada kepala wihara apakah dia boleh  membongkar tembok itu dan membangun kembali tembok yang baru, atau kalau perlu,  meledakkannya sekalian.&lt;br /&gt;Biksu itu telah berbuat kesalahan dan dia  menjadi gundah gulana.&lt;br /&gt;Kepala wihara bilang tidak perlu, biarkan saja  temboknya seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika biksu tersebut membawa tamu  pertamanya berkunjung mengelilingi wihara yang baru setengah jadi, dia selalu  menghindarkan membawa mereka melewati tembok batu bata yang dia buat. Biksu itu  tidak suka jika ada orang yang melihatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu suatu hari, kira – kira 3 – 4  bulan setelah dia membangun tembok itu, biksu tersebut berjalan dengan seorang  pengunjung dan dia melihatnya.....&lt;br /&gt;&lt;b&gt;”Itu tembok yang  indah,”&lt;/b&gt;&amp;nbsp;pengunjung itu berkomentar dengan santainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Pak,” biksu itu menjawab dengan  terkejut, ”apakah kacamata Anda tertinggal di mobil? Apakah penglihatan anda  sedang terganggu? Tidakkah anda melihat dua batu bata jelek yang merusak  keseluruhan tembok itu?”&lt;br /&gt;Apa yang pengunjung itu ucapkan selanjutnya  telah mengubah keseluruhan pandangan biksu tersebut terhadap tembok itu,  berkenaan dengan diri dia sendiri dan banyak aspek lainnya dalam kehidupan. Dia  berkata,&amp;nbsp;&lt;b&gt;”Ya, saya bisa melihat dua bata jelek itu, namun saya juga  melihat 998 batu bata yang bagus.”&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biksu itu tertegun. Untuk pertama  kalinya dalam lebih dari tiga bulan, dia mampu melihat batu bata - batu bata  lainnya selain dua bata jelek itu.&lt;br /&gt;Di atas, dibawah, di kiri, dan di  kanan dari dua bata jelek itu adalah batu bata – batu bata yang bagus, batu bata  yang sempurna.&lt;br /&gt;Lebih dari itu, jumlah bata yang terpasang sempurna,  jauh lebih banyak daripada dua bata jelek itu.&lt;br /&gt;Selama ini mata biksu  itu hanya terpusat pada dua kesalahan yang telah dia perbuat.... dia terbutakan  oleh hal - hal lainnya.&lt;br /&gt;Itulah sebabnya biksu tersebut tidak tahan  melihat tembok itu, atau tidak rela membiarkan orang lain melihatnya  juga.&lt;br /&gt;Itulah sebabnya dia ingin menghancurkannya. Sekarang dia dapat  melihat batu bata – batu bata yang bagus, tembok itu jadi tampak tidak terlalu  buruk lagi.&lt;br /&gt;Tembok itu menjadi, seperti yang dikatakan pengunjung tadi,  ” Sebuah tembok yang indah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tembok itu masih tetap berdiri  sampai hari ini, setelah puluhan tahun, namun biksu itu sudah lupa dimana letak  persisnya dua bata jelek itu berada.&lt;br /&gt;Dia benar – benar tidak dapat  melihat kesalahan itu lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa  banyak orang yang memutuskan hubungan atau bercerai karena semua yang mereka  lihat dari diri pasangannya adalah ”dua bata jelek?” Berapa banyak diantara kita  yang menjadi depresi atau bahkan ingin &lt;span id="lw_1255597524_1" style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;"&gt;bunuh diri&lt;/span&gt;, karena semua yang kita lihat  dalam diri kita hanyalah ”dua bata jelek?” Pada kenyataannya, ada banyak, jauh  lebih banyak batu bata yang bagus (diatas, dibawah, dikiri, dan dikanan dari  yang jelek....) namun pada saat itu kita tidak mampu melihatnya. Malahan setiap  kali kita melihatnya, mata kita hanya terfokus pada kesalahan yang kita perbuat.  Semua yang kita lihat adalah kesalahan, dan kita mengira yang ada hanyalah  kekeliruan semata, karena itu kita ingin menghancurkannya.&lt;br /&gt;Dan  terkadang, sayangnya, kita benar – benar menghancurkan ”sebuah tembok yang  indah”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita  semua memiliki ”dua buah bata jelek”, namun batu bata yang baik didalam diri  kita masing – masing jauh lebih banyak daripada bata yang jelek. Begitu kita  melihat batu bata yang baik, semua akan tampak tidak terlalu buruk lagi. Bukan  hanya kita bisa berdamai dengan diri sendiri, termasuk dengan kesalahan –  kesalahan kita namun juga bisa menkmati hidup bersama pasangan kita....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya  juga mempunyai beberapa kawan yang berprofesi sebagai tukang bangunan. Mereka  memberi tahu saya tentang rahasia profesi mereka :&lt;br /&gt;”Kami  para tukang bangunan selalu membuat kesalahan,” katanya, ”tetapi kami bilang  kepada pelanggan kami bahwa itu adalah ”ciri unik” yang tiada duanya di rumah –  rumah yang lain. Lalu kami menagih biaya extra untuk ”ciri unik” tersebut  !!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi,  ”ciri unik” di rumah anda, bisa jadi, awalnya adalah sebuah kesalahan. Dengan  cara yang sama, apa yang anda kira sebagai kesalahan pada diri anda, rekan anda,  pasangan anda, atau hidup pada umumnya, dapat menjadi sebuah ”ciri unik”, yang  memperkaya hidup anda di dunia ini, ketika anda tidak lagi terfokus  padanya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Author  Unknown)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445783030296352944-4006155598306630281?l=spirit-motivation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/feeds/4006155598306630281/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/10/dua-bata-jelek.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/4006155598306630281'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/4006155598306630281'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/10/dua-bata-jelek.html' title='Dua Bata Jelek'/><author><name>mii</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445783030296352944.post-1235333696031773341</id><published>2009-08-22T23:11:00.001-07:00</published><updated>2010-05-05T09:36:22.629-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Stop Comparing Start Flowing'/><title type='text'>Stop Comparing, Start Flowing</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Gede Prama memulai talkshow dengan bercerita tentang tokoh asal Timur Tengah, Nasruddin. Suatu hari, Nasruddin mencari sesuatu di halaman rumahnya yang penuh dengan pasir. Ternyata dia mencari jarum.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Tetangganya yang merasa kasihan, ikut membantunya mencari jarumtersebut. Tetapi selama sejam mereka mencari, jarum itu tak ketemu juga.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Tetangganya bertanya, "Jarumnya jatuh dimana?"&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;"Jarumnya jatuh di dalam," jawab Nasruddin.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;"Kalau jarum bisa jatuh di dalam, kenapa mencarinya di luar?" tanya tetangganya. Dengan ekspresi tanpa dosa, Nasruddin menjawab, "Karena di dalam gelap, di luar terang."&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Begitulah, kata Gede Prama, perjalanan kita mencari kebahagiaan dan keindahan. Sering kali kita mencarinya di luar dan tidak mendapat apa-apa. Sedangkan daerah tergelap dalam mencari kebahagiaan dan keindahan, sebenarnya adalah daerah-daerah di dalam diri. Justru letak 'sumur' kebahagiaan yang tak pernah kering, berada di dalam. Tak perlu juga mencarinya jauh-jauh, karena 'sumur' itu berada di dalam semua orang.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Sayangnya karena faktor peradaban, keserakahan dan faktor lainnya,&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;banyak orang mencari sumur itu di luar. Ada orang yang mencari bentuk kebahagiaannya dalam kehalusan kulit, jabatan, baju mahal, mobil bagus atau rumah indah. Tetapi kenyataannya, setiap pencarian di luar&amp;nbsp; tersebut akan berujung pada bukan apa-apa. Karena semua itu, tidak akan berlangsung lama. Kulit, misalnya, akan keriput karena termakan usia, mobil mewah akan berganti dengan model terbaru, jabatan juga akan hilang karena pensiun.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;"Setiap perjalanan mencari kebahagiaan dan keindahan di luar, akan elalu berujung pada bukan apa-apa, leads you nowhere. Setiap kekecewaan hidup yang jauh dari keindahan dan kebahagiaan, berangkat dari mencarinya di luar," tegas Gede Prama. Untuk mencapai tingkatan kehidupan yang penuh keindahan dan kebahagiaan, eseorang harus melalui 5(lima) buah 'pintu' yang menuju ke tempat tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Pintu pertama adalah stop comparing, start flowing.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;"Stop membandingkan dengan yang lain. Seorang ayah atau ibu belajar untuk tidak membandingkan anak dengan yang lain. Karena setiap pembandingan akan membuat anak-anak mencari kebahagiaan di luar," ujar Gede Prama.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Setiap penderitaan hidup manusia, setiap bentuk ketidakindahan, menurut Gede Prama, dimulai dari membandingkan. Gede Prama mencontohkan orang kaya berkulit hitam yang tidak dapat menerima kenyataan bahwa dia berkulit hitam. Orang itu sering kali membandingkan dirinya dengan orang kulit putih.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;"Uangnya banyak, mampu mengongkosi hobinya untuk operasi plastik. Sehingga orang yang hidup dari satu perbandingan ke perbandingan lain, maka hidupnya kurang lebih sama dengan seorang orang kaya itu. Leads&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;you nowhere," kata Gede Prama dengan logatnya yang khas.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Karena itu, Gede Prama mengajak peserta ke sebuah titik, mengalir (flowing) menuju ke kehidupan yang paling indah di dunia, yaitu menjadi diri sendiri. Apa yang disebut flowing ini sesungguhnya sederhana saja.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Kita akan menemukan yang terbaik dari diri kita, ketika kita mulai belajar menerimanya. Sehingga kepercayaan diri juga dapat muncul. Kepercayaan diri ini berkaitan dengan keyakinan-keyakinan yang kita bangun dari dalam. "Tidak ada kehidupan yang paling indah dengan menjadi diri sendiri. Itulah keindahan yang sebenar-benarnya!" kata Gede Prama.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Pintu kedua menuju keindahan dan kebahagiaan adalah memberi. Sebab utama kita berada di bumi ini, kata Gede Prama, adalah untuk memberi."Kalau masih ragu dengan kegiatan memberi, artinya kita harus memberi&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;lebih banyak," ujar Gede Prama.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;"Saya melihat ada 3 tangga emas kehidupan; I intend good, I do good and I am good. Saya berniat baik, saya melakukan hal yang baik, kemudian saya menjadi orang baik. Yang baik-baik itu bisa kita lakukan, bila&amp;nbsp; kita konsentrasi pada hal memberi," lanjut Gede Prama lagi. Memberi tidak harus selalu dalam bentuk materi. Pemberian dapat berbentuk senyum, pelukan, perhatian. Dan setiap manusia yang sudah rajin memberi, dia&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;akan memasuki wilayah beauty and happiness.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;"Saya sering bertemu dengan orang-orang kaya. Ada yang suka memberi, ada yang pelit. Saya melihat orang yang tidak suka memberi muka orang itu keringnya minta ampun. Orang yang mukanya kering ini bertanya pada&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;saya, apa rahasia kehidupan yang paling penting yang bisa saya bagi ke saya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Saya bilang sleep well, eat well," ungkap Gede Prama sambil tersenyum. Artinya memang, untuk ongkos untuk menjadi bahagia tidak mahal. Hanya saja orang sering kali memperumit hal yang sudah rumit. Kalau kita&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;sederhanakan, sleep well, eat well akan jadi mudah jika diikuti dengan kegiatan memberi.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Pintu ketiga untuk menuju keindahan dan kebahagiaan adalah berawal dari semakin gelap hidup Anda, semakin terang cahaya Anda di dalam. Perhatikanlah bintang di malam hari tampak bercahaya, jika langitnya gelap. Sedangkan, lilin di sebuah ruangan akan bercahaya bagus, jika ruangannya gelap. Artinya, semakin Anda berhadapan dengan masalah dan cobaan dalam hidup, semakin bercahaya Anda dari dalam.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;"Jika Anda punya suami yang keras dan marah-marah, jangan lupa bersyukurlah. Karena suami yang keras dan marah-marah, membuat sinar dari dalam diri Anda bercahaya. Anda punya istri cerewetnya minta ampun. Bersyukurlah, karena orang cerewet adalah guru kehidupan terbaik. Paling tidak dari orang cerewet kita belajar tentang kesabaran.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Jika Anda punya atasan diktatornya minta ampun. Bersyukurlah, karena Anda dapat belajar tentang kebijaksanaan," ujar Gede Prama membesarkan hati.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Orang yang pada akhirnya menemukan keindahan dan kebahagiaan, menurutGede Prama, biasanya telah lulus dari universitas kesulitan. Semakin banyak kesulitan hidup yang kita hadapi, semakin diri kita bercahaya&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;dari dalam. Mengutip perkataan Jamaluddin Rumi, semuanya dikirim sebagai pembimbing kehidupan dari sebuah tempat yang tidak terbayangkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;"Tidak hanya orang cantik saja yang berguna, orang jelek juga berguna. Gunanya adalah karena orang jelek, orang cantik terlihat jadi tambah cantik," kata Gede Prama disambut tawa peserta. "Jadi semuanya ada&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;gunanya, untuk menghidupkan cahaya-cahaya beauty and happiness," tegasnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Pintu keempat adalah surga bukanlah sebuah tempat, melainkan adalah rangkaian sikap. "Bila Anda melihat hidup penuh dengan kesusahan dan godaan, maka neraka tidak ketemu setelah mati. Neraka sudah ketemu&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;sekarang," ujar Gede Prama.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Sedangkan Anda akan bertemu surga, jika hasil dari rangkaian sikap Anda benar. Sikap ini dimulai dari berhenti mengkhawatirkan segala sesuatunya, dan coba yakinkan diri bahwa everything will be allright.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Setiap kali kita melalukan ritual peribadatan, tetapi setiap kali pula kita merasa takut. Padahal ketakutan adalah sebentuk ketidakyakinan terhadap kebenaran.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;"Kalau Anda melalukan ritual peribadatan tapi masih takut, mending jangan melalukan ritual peribadatan, karena toh Anda tidak yakin terhadap kebenaran," kata Gede Prama.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;"Segala sesuatunya menjadi baik-baik saja jika Anda mencintai yang kecil," sambung Gede Prama.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Pintu kelima menuju keindahan dan kebahagiaan yakni tahu diri kita dan kita tahu kehidupan. Manusia-manusia yang tidak tahu diri adalah manusia yang tidak pernah ketemu keindahan dan kebahagiaan dalam hidupnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;"Sumur kehidupan yang tidak pernah kering berada di dalam. Sumur ini hanya kita temukan dan kita timba airnya kalau kita bisa mengetahui diri kita sendiri," kata Gede Prama.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Seandainya diri sendiri telah ditemukan, maka artinya kita kemudian mengetahui kehidupan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445783030296352944-1235333696031773341?l=spirit-motivation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/feeds/1235333696031773341/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/08/stop-comparing-start-flowing.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/1235333696031773341'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/1235333696031773341'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/08/stop-comparing-start-flowing.html' title='Stop Comparing, Start Flowing'/><author><name>mii</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445783030296352944.post-2539101179324622279</id><published>2009-08-22T23:03:00.000-07:00</published><updated>2010-05-05T09:37:12.783-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Life Lesson'/><title type='text'>Life Lesson</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dahulu kala Ada 2 orang kakak beradik. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ketika ayahnya meninggal sebelumnya berpesan dua hal :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1). Jangan menagih hutang kepada orang yang berhutang kepadamu, &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;2). Jika mereka pergi dari rumah ke toko jangan sampai mukanya terkena sinar matahari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Waktu berjalan terus. Dan kenyataan terjadi, bahwa beberapa tahun setelah ayahnya meninggal anak yang sulung&amp;nbsp; bertambah kaya sedang yang bungsu menjadi semakin miskin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ibunya yang masih hidup menanyakan hal itu kepada mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Jawab anak yang bungsu : Inilah karena saya mengikuti pesan ayah. Ayah berpesan bahwa saya tidak boleh menagih hutang kepada orang yang berhutang kepadaku, Dan sebagai akibatnya modalku susut karena orang &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;yang berhutang kepadaku tidak membayar sementara aku tidak boleh menagih. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Juga ayah berpesan supaya kalau saya pergi atau pulang dari rumah ke toko Dan sebaliknya tidak boleh terkena sinar matahari.Akibatnya saya harus naik becak atau andong. Sebetulnya dengan jalan kaki saja cukup, tetapi karena pesan ayah demikian maka akibatnya pengeluaranku bertambah banyak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kepada anak yang sulung yang bertambah kaya, ibupun bertanya hal yang sama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Jawab anak sulung : Ini semua adalah karena saya mentaati pesan ayah.Karena ayah berpesan supaya saya tidak menagih kepada orang yang berhutang kepada saya, maka saya tidak menghutangkan sehingga dengan demikian modal tidak susut. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Juga ayah berpesan agar supaya jika saya berangkat ke toko atau pulang dari toko tidak boleh terkena sinar matahari, maka saya berangkat ke toko sebelum matahari terbit Dan pulang sesudah matahari terbenam. Akibatnya toko saya buka sebelum toko lain buka, Dan tutup jauh sesudah toko yang lain tutup. Sehingga karena kebiasaan itu, orang menjadi tahu Dan tokoku menjadi laris ,karena mempunyai jam kerja lebih lama.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: small;"&gt;Bagaimana dengan anda?&lt;br /&gt;Kisah diatas menunjukkan bagaimana sebuah kalimat di tanggapi dengan presepsi yang berbeda jika Kita melihat dengan positive attitude maka segala kesulitan sebenarnya adalah sebuah perjalanan &lt;br /&gt;membuat kita success tetapi kita bisa juga terhanyut dengan adanya kesulitan karena routinitas kita ..&lt;br /&gt;Pilihan ada di tangan anda.&lt;br /&gt;"Berusaha melakukan hal biasa yang dikerjakan dengan cara yang luar  biasa"&lt;br /&gt;NEVER GIVE UP !!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445783030296352944-2539101179324622279?l=spirit-motivation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/feeds/2539101179324622279/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/08/life-lesson.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/2539101179324622279'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445783030296352944/posts/default/2539101179324622279'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://spirit-motivation.blogspot.com/2009/08/life-lesson.html' title='Life Lesson'/><author><name>mii</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
